TribunJabar/

Aksi Teatrikal Digagalkan Polisi, Purwanto: Silahkan Tangkap Saya

Tak hanya sampai disitu, ia juga akan melanjutkan aksi ke Istana Presiden Jakarta setelah. . .

Aksi Teatrikal Digagalkan Polisi, Purwanto: Silahkan Tangkap Saya
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Purwanto (48) warga Kampung Tonjong RT 05/04, Desa Mulyasari Kecamatan Cilaku, terpaksa dibawa ke Mapolres Cianjur saat akan menggelar aksi teatrikal di Tugu Tauco, Selasa (2/1/2017) sekitar pukul 08.00 WIB. 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Purwanto (48) warga Kampung Tonjong RT 05/04, Desa Mulyasari Kecamatan Cilaku, terpaksa dibawa ke Mapolres Cianjur saat akan menggelar aksi teatrikal di Tugu Tauco, Selasa (2/1/2017) sekira pukul 08.00.
Purwanto sempat menancapkan bendera merah putih di Tugu Tauco, sambil membawa kertas karton putih.
Ia berdiri menghadap pertigaan jalan Dr Muwardi.
Namun baru saja ia berteriak mengungkapkan unek-uneknya, beberapa petugas kepolisian dari Polsek Cianjur dan Polres Cianjur tiba di pertigaan Tugu Tauco.
Kabagops Polres Cianjur, Kompol Warsito mengatakan, yang bersangkutan tak bisa memperlihatkan izin.
Kabagops dan Purwanto yang mengenakan kaos putih compang-camping sempat bersitegang dan beradu argumen.
"Yang bersangkutan tak bisa memperlihatkan izin," ujar Kabagops.
Beberapa detik kemudian Purwanto diaping dua anggota dan masuk ke mobil Polsek Cianjur untuk dibawa ke Mapolres Cianjur.
Purwanto mengangkat kedua tangannya seraya mempersilahkan polisi menangkapnya.
"Silakan tangkap saya, saya sudah memberitahukan kegiatan ini kepada orang Intel, surat sudah saya serahkan," katanya.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun Purwanto hendak melakukan aksi teatrikan seorang diri di Tugu Tauco.
Lalu ia akan melanjutkan berjalan kaki ke Simpang Tugu Lampu Gentur dan juga akan melakukan aksi teatrikal di tempat tersebut.
Tak hanya sampai disitu, ia juga akan melanjutkan aksi ke Istana Presiden Jakarta setelah melakukan aksi di wilayah Cianjur.
Aksi nekat tersebut ia lakukan karena menurut kabar, kasus tandatangan palsu SPJ dana hibah tahun 2014 yang melibatkan dirinya belum ada perkembangan.
Setelah berdiskusi dengan pihak Polres Cianjur yang didamping Bid Propam, Purwanto mendapat penjelasan bahwa kasusnya tersebut sudah ditangani dan sedang dalam proses.
"Pihak kepolisian mengatakan dalam waktu sepekan ke depan kasus saya akan mendapat kejelasan," kata Purwanto.
Mendapat penjelasan dari pihak kepolisian ia kembali ke rumahnya di Cilaku.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help