TribunJabar/

Longsor di Kota Bandung

Ini Dia Penyebab Longsor di Kawasan Dago Versi Ketua RT

Ketua RT 01/001, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Rani (48), mengatakan longsor yang terjadi di wilayahnya

Ini Dia Penyebab Longsor di Kawasan Dago Versi Ketua RT
Tribun Jabar/Ery Chandra
Suasana sejumlah pekerja yang tengah melakukan perbaikan jalan akibat peristiwa longsor di Jalan Ir. H. Juanda, Dago Atas, Kota Bandung, Senin (1/1/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Ketua RT 01/001, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Rani (48), mengatakan longsor yang terjadi di wilayahnya saat hujan turun, Minggu (31/12/2017) sore, diduga karena lahannya miring dan panjangnya sekira 50 meter.

"Jika lahannya tetap miring dan cukup panjang, bahaya longsor akan tetap mengancam," ujar Rani saat diwawancarai Tribun dilokasi perbaikan longsor, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bandung, Senin, (1/1/2017).

Baca: Demiz dan Hidayat Nur Wahid Saling Balas Cuitan di Twitter Tentang Kontrak Politik

Penyebab lainnya, kata Rani, karena drainase di wilayahnya sekarang ini menjadi lebih dangkal.

Dulu ketinggiannya sekira 80 cm, kini setelah ada pembangunan apartemen ketinggian drainase hanya 30 cm.


"Malah di sebelah utara (drainase) itu cuma sejengkal. Sehingga airnya sering meluap ke jalan. Dua masalah itu yang utama," kata dia.

Rani berharap supaya proyek apartemen di kawasannya dihentikan pembangunannya.

"Banyak dampak negatifnya. Harusnya pemerintah kota tegas. Mengeluarkan perda tapi tidak diikuti. Karena tidak mungkin berdiri kalau tak dapat izin," ujarnya.

Ia menyebutkan, jika apartemen tersebut telah beroperasi bagaimana dengan limbah, air, dan akses jalan yang posisi tanahnya rentan.
"Mudah-mudahan (Pemkot) bisa mendengarkan masalah seperti ini. Pemkot pekalah biar tidak vatal kejadian terulang lagi," katanya. (*)

Penulis: Ery Chandra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help