Liburan Akhir Tahun

Musim Liburan, Pengunjung Kebun Raya Cibodas Justru Sepi

Ia berharap komunikasi dan koordinasi ke depan antar instansi bisa lebih baik lagi.

Musim Liburan, Pengunjung Kebun Raya Cibodas Justru Sepi
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Kondisi tempat wisata Curug Ciismun yang terletak di dalam lokasi wisata Kebun Raya Cibodas terancam longsoran tanah dari dua tebing yang mengapitnya. 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin
TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Kepala Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas LIPI Dr R Hendrian MSc mengatakan bahwa secara persentase memang kunjungan ke Kebun Raya Cibodas menurun.
Berbagai faktor menjadi penyebabnya.
Pihaknya saat ini sedang berbenah dari segala sisi untuk memperbaiki dan mengevaluasi beberapa hal yang menjadi faktor penyebab menurunnya kunjungan.
"Kami sedang berbenah saat ini karena pengunjung Kebun Raya Cibodas menurun. Lalu kami mendengar permasalahan tiketing. Saya berharap pertemuan 11 instansi pada nantinya akan memperoleh solusi yang baik," ujarnya saat ditemui di Kebun Raya Cibodas, Jumat (29/12).
Ia mengatakan bahwa beberapa instansi yang ada di wilayah Cibodas memang sejajar dan masing-masing mempunyai struktur yang berbeda.
Ia berharap komunikasi dan koordinasi ke depan antar instansi bisa lebih baik lagi.
"Instansi yang berada di sini Taman Nasional dibawah Kementerian LH dan Kehutanan, LIPI, serta Pemerintah Kabupaten Cianjur. Jadi posisinya sejajar dan tak punya otoritas satu sama lain," katanya.
Menurutnya, musyawarah antar tiga instansi akan lebih baik untuk membahas perbaikan-perbaikan di kawasan Cibodas.
"Karena hasil persentase pengunjung menurun saat ini yang diperlukan adalah semangat kebersamaan untuk meningkatkan kembali pengunjung," katanya. 
Sementara itu, kisruh pengunjung yang mengeluh soal tarif tiket di gerbang pertama yang dikelola Pemkab dan swasta dikabarkan tarifnya kembali ke semula menunggu hasil pertemuan dari 11 instansi yang dijadwalkan akan digelar pada awal tahun mendatang.
Kepala Desa Cimacan, Dadan Supriatna mengatakan, pihaknya sudah meminta agar tarif dikembalikan ke semula menunggu pertemuan.
"Saya sudah memberi masukan untuk di laksanakan rakor kepada pihak terkait guna menyikapi tarif yang naik, mungkn nanti akan digelar rapat koordinasi seperti dari Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Dinass Perindustran dan Perdagangan, TNGGP, muspika Cipanas, Pemerintah Desa, pengusaha, serta dari unsur TNI dan Polri. Tadi baru dibahas rencana pertemuan tersebut. Ada pembahasan informal terkait keluhan dari para pengunjung juga," katanya.
Ia mengatakan, pemerintah desa mendukung sepanjang demi perbaikan penataan lahan parkir yang  kurang baik menuju lebih baik dan ada pemberdayaan masyarakat.
"Kami tentunya mendukung asal dengan konsep yang jelas terukur dan dibangun dulu koordinasi dan sosialisasi," katanya.
Pantauan pengunjung Kebun Raya Cibodas pada Jumat (29/12/2017) memang tak seramai dua hari sebelumnya.
Manajemen KRC berharap ada sisa waktu beberapa hari ke depan di musim libur dan pengunjung bisa ramai kembali datang ke Kebun Raya Cibodas.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help