TribunJabar/

SOROT

Tahun Baru, Perbaharui Disiplin, Tinggalkan Hobi Melanggar

Di tahun baru 2018, semestinya ada semangat baru untuk menjalani hidup lebih baik. Ada semangat untuk memperbaharui sikap...

Tahun Baru, Perbaharui Disiplin, Tinggalkan Hobi Melanggar
dokumentasi
Kisdiantoro

Oleh Kisdiantoro
Wartawan Tribun Jabar

Tahun 2017 dalam hitungan hari segera berakhir. Lalu memasuki tahun baru 2018. Ada harapan baru agar kehidupan menjadi lebih baik, bukan saja secara individu tapi juga dalam kehidupan bermasyarakat pun lebih baik.

Ada catatan di akhir 2017 yang penting untuk diingat setelah tahun ini berlalu. Apa? Ternyata selama setahun ini, tercatat ada 29.484 pelanggaran lalu lintas di jalur perlintasan kereta di Kota Bandung dan sekitarnya. Wow, itu angka yang besar dan semestinya mendapat perhatian serius oleh masyarakat.

Catatan itu hasil pengamatan yang dilakukan oleh para relawan Gerakan Disiplin Perlintasan atau #DisiplinPerlintasan. Gerakan ini digagas oleh komunitas Edan Sepur, Jejak Railfans, Railfans Bandung, Indorelawan, dan Dishub Kota Bandung.

Dari angka itu, paling dominan pelanggaran yang dilakukan oleh pengedara sepeda motor, jumlahnya 28.401 pelanggaran. Jenis pelanggarannya berupa tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari dua orang, dan melawan arus.

Jika kesadaran masyarakat tak tergugah setelah para relawan Gerakan Disiplin Perlintasan kerap melakukan kampanye dan mencacatat pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan masyarakat saat melintasi rel kereta api, maka angka kecelakaan tidak akan berkurang.

Di banyak perlintasakan rel kereta api, para pengendara sepeda motor menerobos palang pintu masih banyak dijumpai.


Padahal palang pintu adalah penanda kereta api segera meluncur dan para pengendara sepeda motor atau kendaraan lain harus berhenti di belakang palang pintu. Tujuannya agar tidak terjadi kecelakaan karena tertabrak kereta api.

Undang-undang pun suda mengatur soal itu. UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada pasal 114 mengatur kewajiban itu, dan sanksinya disebutkan dalam Pasal 296.

Halaman
12
Penulis: Kisdiantoro
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help