Status Tanggap Darurat Gempa Selesai, Kerugian di Ciamis Sekitar Rp 35 Miliar

Meski masa tanggap darurat sudah seminggu, namun bantuan dari para donator masih terus mengalir.

Status Tanggap Darurat Gempa Selesai, Kerugian di Ciamis Sekitar Rp 35 Miliar
andri m dani/tribun jabar
Rata dengan tanah – Rumah yang dihuni Hj Dedeh Lutfi (60) sekeluarga di Dusun Desa Rt 04 Rw 02 Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Ciamis rata dengan tanah diguncang gempa 6,9 SR Jumat (15/12) tengah malam. Tiga korban tertimbun puing runtuhan rumah, seorang meninggal dunia. Korban meninggal adalahHj Dedeh (TRIBUNJABAR/ANDRI M DANI) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIAMIS – Gempa berkekuatan 6,9 SR yang melanda Ciamis, Jumat (15/12/2017) tengah malam, telah menimbulkan kerugian materi sekitar Rp 35.565.000.000 dan menyebabkan dua warga meninggal dunia.

Dua warga yang meninggal dunia tersebut adalah Hj Dedeh Lutfi (66) asal Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya yang tewas tertimpa puing-puing runtuhan rumah yang didiami korban sekeluarga.

Berikut Marsiah (55) warga Desa Purwajaya Kecamatan Purwodadi yang meninggal akibat syok, kaget berat saat goncangan gempa yang cukup keras.

Data terakhir di BPBD Ciamis per Kamis (21/12) pukul 19.00 malam menyebutkan, goncangan gempa 6,9 SR tersebut telah merusak 5.929 rumah yang tersebar di 27 kecamatan di Ciamis dan 23.696 warga terdampak.

Gempat menyebabkan 200 warga sempat mengungsi. Dari 5.929 rumah yang rusak dengan kategori 653 rumah rusak berat, 1.679 rumah rusak sedang dan 3.592 rumah rusak ringan. Pihak BPBD Ciamis masih terus melakukan verifikasi kerusakan rumah sesuai dengan tingkat kerusakan.


Masa tanggap darurat selama seminggu yang ditetapkan Bupati Ciamis dengan nomor 360/13/BPBD/2017 mulai Sabtu (16/12) berakhir hari Jumat (22/12) pukul 18.00.

“Seminggu masa tanggap darurat akan berakhir Jumat (22/12) sore ini,” ujar Kepala BPBD Ciamis Drs H Dicky Erwin Juliandi yang didampingi Kabid Darlog BPBD Ciamis, Ani Supiani ST MSi kepada Tribun Jumat (22/12).

Berakhirnya masa tanggap darurat Jumat (22/12) petang tersebut, Posko Induk di halaman Masjid Al Hidayah di Dusun Ciparakan Rt 06 RW 03 Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican pun bubar.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help