Gempa di Selatan Jawa

Rumah-rumah yang Roboh Diguncang Gempa Ciamis Rata-rata Karena Salah Konstruksi

menurut Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin merupakan rumah permanen atau semi permanen yang tidak menggunakan besi beton.

Rumah-rumah yang Roboh Diguncang Gempa Ciamis Rata-rata Karena Salah Konstruksi
andri m dani/tribun jabar
Rata dengan tanah – Rumah yang dihuni Hj Dedeh Lutfi (60) sekeluarga di Dusun Desa Rt 04 Rw 02 Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Ciamis rata dengan tanah diguncang gempa 6,9 SR Jumat (15/12) tengah malam. Tiga korban tertimbun puing runtuhan rumah, seorang meninggal dunia. Korban meninggal adalahHj Dedeh (TRIBUNJABAR/ANDRI M DANI) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIAMIS – Dari puluhan rumah yang rusak arah serta lima rumah yang ambruk akibat bencana gempa yang melanda Ciamis Jumat (15/12) tengah malam, menurut Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin merupakan rumah permanen atau semi permanen yang tidak menggunakan besi beton.

Ketika terjadi goncangan gempa gampang jebol bahkan ambruk.

“Saya sudah perhatikan dari tadi di beberapa lokasi terdampak gempa. Rumah yang rusak berat maupun bangunan yang ambruk ternyata bangunannya tidak mengunakan besi beton (slup),” ujar Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin saat mengecek lokasi terdampak gempa di Dusun Ciparakan Desa Sukahurip Kecamatan Pamarican Sabtu (16/12).

Bupati Iing yang juga mantan Kadis Kimprasda (Dinas PU) Ciamis ini, secara beruntun melakukan peninjauan lokasi terdampak gempa di Ciamis sejak Sabtu (16/12) subuh.

Baca: Wildan Tak Menargetkan Jadi Pemain Inti di Persib Bandung, Padahal Usianya Sudah 20 Tahun

Baca: Persib Bandung Pasif di Bursa Transfer, Ini Kata Komisaris

“Setelah subuh tadi saya langsung ke rumah sakit, menengok korban yang dirawat di ruang IGD. Dan korban meninggal sudah dipulasara, terus langsung ke Sadananya. Siangnya ke sini, setelah ini ke Purwodadi dan Lakbok,” katanya.

Menurut Bupati Iing, rumah dua lantai yang dihuni Hj Dedeh sekeluarga di Dusun Desa Desa Gunung Sari Sadananya yang berlokasi di kaki Gunung Sawal tersebut merupakan bangunan berlantai dua.

Lantai atasnya kokoh dan masih baru sementara lantai bawahnya bangunan lama.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help