Gempa di Selatan Jawa

Cerita Mencekamnya Pantai Selatan Jawa Usai Diguncang Gempa 6,9 Skala Richter

Kepanikan juga terjadi di Pangandaran, terlebih setelah sirine early warning (peringatan dini) tsunami sempat berbunyi.

Cerita Mencekamnya Pantai Selatan Jawa Usai Diguncang Gempa 6,9 Skala Richter
GRAFIS TRIBUN JABAR / WAHYUDI UTOMO
Infografis gempa di Selatan Jawa, ada potensi gempa 8 SR. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIAMIS - Gempa 6.9 SR dengan pusat gempa di barat daya Tasikmalaya, Jumat (15/12) tengah malam sempat membuat daerah pantai Jabar Selatan mencekam.

“Tak mencekam gimana, goncangan gempanya kuat, berpotensi tsunami. Begitu gempa listrik PLN padam, jadi gelap gulita. Sebelum lampu padam, saya sempat dengar ada ledakan mungkin ada gardu trafo PLN yang meledak,” ujar H Opang warga Ciwaru Cijulang Pangandaran kepada Tribun.

Menyusul goncangan gempa tersebut, warga berhamburan dari rumah masing-masing lari kejalan menyelamatkan diri.

“Dan kemudian berkumpul di alun-alun Cijulang. Tak berani kembali ke rumah, meski gempa sudah reda. Karena takut terjadi tsunami. Kemudian warga dari Pantai Batukaraas juga ikut bergabung di alun-alun,” katanya.

Baca: Tak Dapat Kesempatan Main, Penyerang Muda Persib Bandung Menyeberang ke PS TNI

Baca: Mbah Mijan Kembali Berkicau Usai Gempa Hingga Perjuangan Dian Sastrowardoyo Menjadi Mualaf

Baca: Tendangan Bebas Cristiano Ronaldo Antar Real Madrid Juara Piala Dunia Antarklub

"Wisatawan yang sempat berkunjung ke Pantai Batukaraas (Cijulang) banyak yang memilih pulang meninggalkan pantai."

Sekitar satu jam lebih Sabtu (16/12) dinihari tersebut ratusan warga sempat berkumpul di Alun-Alun Cijulang dan belum berani pulang ke rumah sebelum potensi tsunami dicabut.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help