TribunJabar/

Aplikasi FEWEAS Dapat Reduksi Hingga 50 Persen Kerusakan Akibat Banjir

pihaknya juga sebelumnya meluncurkan sebuah aplikasi untuk informasi dini akan insiden ataupun bencana

Aplikasi FEWEAS Dapat Reduksi Hingga 50 Persen Kerusakan Akibat Banjir
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Palang Merah indonesia (PMI) dan Zurich Insurance Indonesia, bekerja sama dengan tim riset Teknologi Bandung (iTB) meluncurkan sebuah aplikasi sistem peringatan dini untuk mengurangi risiko banjir Citarum, yang disebut Flood Early Warning and Early Action System (FEWEAS) di Novetel Bandung, Senin (11/1272017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR. CO. ID, BANDUNG- Banjir merupakan salah satu bencana alam yang paling berdampak pada kerugian ekonomi dan sosial masyarakat di berbagai belahan dunia.

Di lndonesia sendiri diperlukan penanganan tepat untuk memitigasi risiko banjir yang semakin mengkhawatirkan tiap tahunnya.

"Memanfaatkan keahlian kami dalam pengelolaan risiko, Zurich Insurance lndonesia berkomitmen tinggi untuk berkontribusi dalam bentuk solusi-solusi inovatif yang bertujuan meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi banjir," kata Wirahadi Suryana, Corporate & Commercial Director PT Zurich Insurance lndonesia pada acara Launching Aplikasi FEWEAS di Novotel Bandung, Senin (11/12/2017).


Melalui program Community Flood Resilience (CFR) yang dimulai sejak 2013, pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, Palang Merah indonesia, lFRC maupun lembaga ataupun institusi terkait, dalam program-program ketahanan banjir di berbagai wilayah lndonesia.

Selain terlibat dalam FEWEAS, pihaknya juga sebelumnya meluncurkan sebuah aplikasi untuk informasi dini akan insiden ataupun bencana yang terjadi di area Jabodetabek bernama Z-Alert.

Baca: Gelar Acara Baby Shower, Aktris Senior Ini Bikin Geger Netizen yang Kompak Bertanya: Suaminya Mana?

“Sistem peringatan dini dapat mengurangi risiko kerugian akibat bencana secara signifikan. Dari penelitian kami, dengan penggunaan aplikasi peringatan bencana, risiko kerugian yang diakibatkan banjir berupa kerusakan kendaraan bermotor dapat direduksi hingga 50 persen dan kerusakan properti lebih dari 25 persen,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Zurich Insurance Indonesia, bekerja sama dengan tim riset Institut Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan sebuah aplikasi sistem peringatan dini untuk mengurangi risiko banjir Citarum, yang disebut Flood Early Warning and Early Action System (FEWEAS). (*)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help