Aher : Museum Gedung Sate di Luar Ekspektasi
Setelah melalui proses selama dua tahun, akhirnya Museum Gedung Sate diresmikan hari ini, Jumat (8/12/2017)
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Setelah melalui proses selama dua tahun, akhirnya Museum Gedung Sate diresmikan hari ini, Jumat (8/12/2017).
Peresmian Museum Gedung Sate, bertepatan dengan pembukaan Ngopi Saraosna vol. 4 di Gedung Sate.
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan alias Aher, mengatakan hasil pembangunan museum tersebut di luar ekspetasi.
"Saya katakan ini di atas ekspektasi. Saat presentasi pertama kali, tidak membayangkan sebagus ini," ujarnya kepada wartawan di Gedung Sate, Jumat (8/12/2017).
Baca: Wanita Muda Korban Mutilasi di Karawang Bertato Stones di Dada, Polisi Jadikan Petunjuk Identitas
Aher mengatakan hal yang menarik dari Museum Gedung Sate adalah penggunaan teknologi canggih dalam mempresentasikan kisah sejarah.
Menurut Aher, teknologi ini akan membuat museum menjadi temoat belajar yang menyenangkan.
Beberapa teknologi yang diterapkan adalah kacamata virtual reality, video maping, dan presentasi sejarah secara digital.
Daftar 10 Besar Klub ASEAN, Persib Bandung Peringkat Berapa? https://t.co/dKzkgC5aTG via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 8, 2017
"Sedapat mungkin, cerita masa lalu, baik cerita personal atau alat itu diceritakan kembali, dan arsitektur diceritakan kembali menjadi smart museum yang bisa menceritakan sejarah secara baik," ujarnya.
Dalam sambutannya sebelum peresmian, Aher sempat bercerita, nilao sejarah Gedung Sate sangat tinggi.
Gedung Sate pada awalnya dibangun sebagai pusat pemerintahan Hindia-Belanda.
Kemudian gedung ini juga pernah menjadi kantor Dinas PU.
Baca: Dedi Mulyadi Datang ke Jakarta Kritik Proses Rekomendasi Pilkada di DPP Golkar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/peresmian-museum-gedung-sate-jumat-8122017_20171208_232027.jpg)