TribunJabar/

PKL Cicadas Tak Mau Direlokasi, Ancam Tak Tinggal Diam Jika Digusur

Para PKL beralasan mempunyai surat keputusan (SK) untuk berdagang di trotoar sepanjang kawasan Cicadas.

PKL Cicadas Tak Mau Direlokasi, Ancam Tak Tinggal Diam Jika Digusur
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Para pedagang kaki lima (PKL) menjajakan dagangannya di sepanjang trotoar dan badan Jalan A Yani (Cicadas), Kota Bandung, Kamis (7/12/2017). 

Menurut Asep, Cibeunying Kidul merupakan satu kawasan padat penduduk yang belum terdapat pasar tradisional.

Tidak seperti Cihaurgeulis dan Kiaracondong yang telah memiliki pasar, meski jumlah penduduknya lebih sedikit dibanding Cibeunying Kidul.

"Harus ada komunikasi juga dengan kami selaku paguyuban PKL Cicadas," kata Asep Lukmanul Hakim.

Beberapa PKL yang berjejer sepanjang kira-kira 500 meter itu juga sudah berjualan di kawasan Cicadas selama puluhan tahun.


Rata-rata mereka meneruskan usaha yang dirintis orang tuanya sejak tahun 1980-an itu.

"Sudah 35 tahun jualan buah di sini. Kalau disuruh pindah saya tidak mau," kata Nanang Hidayat, seorang PKL di Cicadas.

Nanang menjajakan dagangannya persis di badan Jalan A Yani, Kota Bandung.

Tidak seperti PKL lain yang berderet dan membentuk lorong panjang itu.

Beberapa lapak penjual buah lainnya pun berada di tepi jalan.

Mereka menjajakan berbagai buah, di antaranya sawo, mangga, nangka, dan lainnya.

Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help