TribunJabar/

PKL Cicadas Tak Mau Direlokasi, Ancam Tak Tinggal Diam Jika Digusur

Para PKL beralasan mempunyai surat keputusan (SK) untuk berdagang di trotoar sepanjang kawasan Cicadas.

PKL Cicadas Tak Mau Direlokasi, Ancam Tak Tinggal Diam Jika Digusur
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Para pedagang kaki lima (PKL) menjajakan dagangannya di sepanjang trotoar dan badan Jalan A Yani (Cicadas), Kota Bandung, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Para pedagang kaki lima (PKL) Cicadas di Jalan A Yani, Kota Bandung, tak mau direlokasi. Mereka bahkan mengancam tak akan tinggal diam jika digusur.

Para PKL beralasan mempunyai surat keputusan (SK) untuk berdagang di trotoar sepanjang kawasan Cicadas.

Baca: Bobotoh Asal Dago dan Cicaheum Berharap Jersey Baru Persib Bandung Mengandung Nilai Budaya

"SK dari zaman Wali Kota Bandung, Aa Tarmana," kata Wakil Bendahara Cicadas Insun Picuin Asli Sunda (Cipas), Asep Lukmanul Hakim di Kawasan Cicadas, Kamis (7/12/2017).

Ia mengatakan, PKL Cicadas menjadi satu-satunya di Indonesia yang memiliki izin resmi untuk berjualan di trotoar.


Menurutnya, para PKL Cicadas yang menjadi percontohan penataan PKL itu tidak bisa dipindahkan begitu saja.

"Kalau SK mau dicabut harus ada rekomendasi dari DPRD Kota Bandung," ujar Asep Lukmanul Hakim.

Kalaupun harus direlokasi, para PKL ingin tempatnya masih di wilayah Cibeunying Kidul, karena belum ada pasar di kawasan itu.

Halaman
12
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help