TribunJabar/

Penjualan Parsel akan Diawasi BPOM Bandung Jelang Natal dan Pergantian Tahun

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung, Abdul Rahim, sebut pihaknya tidak menemukan . . .

Penjualan Parsel akan Diawasi BPOM Bandung Jelang Natal dan Pergantian Tahun
DOKUMENTASI TRIBUN JABAR
ILUSTRASI: Sejumlah petugas BBPOM Bandung melakukan pengecekan di gudang toko parcel di Jalan Cikawao, Kota Bandung, Senin (29/6/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung, Abdul Rahim, sebut pihaknya tidak menemukan makanan tidak layak konsumsi atau makanan tidak terdaftar dalam sebuah parsel selama beberapa tahun terakhir.

Namun, pihaknya tetap akan mengawasi penjualan parsel di Kota Bandung, terutama jelang Natal dan pergantian tahun saat permintaan masyarakat tinggi.

"Parsel kita awasi, tapi beberapa tahun belakangan ini tak ada temuan yang berarti. Baik itu Hari Raya Lebaran, maupun menjelang Natal dan tahun baru," ujarnya kepada Tribun Jabar, Kamis (7/12/2017), di kantornya.

Baca: Kapan Mario Gomez Pelatih Persib Datang? Nih Bocorannya, Termasuk Jadwal Terbangnya dari Argentina

Tak ditemukannya makanan tidak layak konsumsi atau makanan tidak terdaftar dalam sebuah parsel di Kota Bandung, dikatakan Abdul, karena kesadaran pedagang parsel sudah mulai bagus.

Hal tersebut menurutnya patut untuk diapresiasi.

"Mungkin di Kota Bandung ini kesadaran penjualnya sudah mulai bagus. Itu patut diapresiasi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, jelang pergantian tahun, BPOM Bandung akan lakukan sidak makanan.


Sidak itu, dikatakan, Abdul, direncanakan dilaksanakan minggu depan.

Tujuan dari diadakan sidak ini, sambungnya, untuk menindak tegas makanan tak layak konsumsi ataupun makanan yang tak terdaftar di BPOM yang masih dijual kepada masyarakat.

Tak hanya sidak ke toko ataupun pengecer, BPOM, dikatakan Abdul, juga akan melakukan sidak ke distributor. (*)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help