TribunJabar/

Ini Pesan Aher bagi Penerima Dana Hibah yang Merasa Ada yang Bantu Saat Ajukan Proposalnya

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengimbau agar masyarakat tidak perlu memberikan . . .

Ini Pesan Aher bagi Penerima Dana Hibah yang Merasa Ada yang Bantu Saat Ajukan Proposalnya
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, memberikan arahan kepada penerima dana hibah, Gedung Sate, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Penyimpangan dana hibah sering terjadi ketika pengaju dana hibah memberikan persentase untuk mediator yang 'membantu' proses pengajuan dana hibah.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, mengimbau agar masyarakat tidak perlu memberikan uang terima kasih kepada mediator tersebut.

"Masyarakat harus melek, tidak boleh ada siapapun yang minta persentase karena ini dana hibah kepada lembaga itu," ujarnya usai memberikan arahan kepada penerima dana hibah, Gedung Sate, Kamis (7/12/2017).

Jika ada yang membantu, kata Aher, biarkan hal itu dianggap sebagai amal orang tersebut sebagai relawan.

Baca: Mobil Jaguar Dewi Perssik Ternyata Sudah Masuk Jalur Busway Sepanjang 30 Meter

Tidak perlu ada perasaan harus berbalas budi dengan cara memberikan uang.

Aher mengingatkan, jika ingin mencari uang, proses pengajuan dana hibah bukan tempatnya.

"Dia relawan, mencari amal kebaikan, kemudian dia berjasa mengurus ke sana ke mari, itu amal sosial dia sebagai relawan, tidak ada persentase," ujarnya.


Ia mengatakan dana hibah yang diberikan hanya ditujukan untuk pembangunan dan kegiatan sesuai yang tertera pada proposal.

"Cukup terima kasih, doakan semoga Allah membalas kebaikan Anda, cukup sampai di situ," ujarnya.

Ia juga mengatakan agar pengaju dana hibah mengajukan dana secara proporsional.

Aher mengatakan dana hibah tidak akan berkurang dari yang diajukan pengaju. (*)

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help