TribunJabar/

IKA Unpad Gelar Seminar Nasional Soal Ekonomi dan Bisnis, Mendatangkan Sejumlah Dirut BUMN

Tujuan dari digelarnya seminar nasional ekonomi dan bisnis oleh IKA Unpad ini, agar terdapat kesiapan menghadapi era kekacauan ini.

IKA Unpad Gelar Seminar Nasional Soal Ekonomi dan Bisnis, Mendatangkan Sejumlah Dirut BUMN
TRIBUNJABAR.CO.ID/CIPTA PERMANA
Rektor Unpad, Tri Hanggono Achmad (tengah) berfoto bersama dengan para direktur utama dari berbagai BUMN yang menjadi pembicara pada kegiatan seminar tersebut di Ballroom Hotel Bidakara Grand Savoy Homann, Jalan Asia Afrika Nomor 112, Kota Bandung, Kamis (7/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menggelar seminar nasional ekonomi dan bisnis dengan mengusung tema 'Menciptakan Peluang Dalam Menghadapi Dinamika Ekonomi Digital 2018' di Ballroom Hotel Bidakara Grand Savoy Homann, Jalan Asia Afrika Nomor 112, Kota Bandung, Kamis (7/12/2017).

Dalam kegiatan ini ada beberapa orang yang tampil sebagai pembicara, yaitu Rektor Unpad, Tri Hanggono Achmad, Ketua Umum IKA Unpad, Hikmat Kurnia, dan sejumlah direktur utama dari berbagai BUMN di Tanah Air. 

Sedangkan Menko Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, dan Menkominfo sekaligus Ketua Majelis Wali Amanah Unpad, Rudiantara yang semula dijadwalkan hadir menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut, secara mendadak batal hadir karena harus memenuhi panggilan Presiden ke Istana Bogor.

Meskipun menurut panitia keduanya sejak malam sudah berada di Bandung.


Dalam sambutannya, Ketua IKA Unpad, Hikmat Kurnia mengatakan di tengah situasi revolusi tahap keempat yang berlangsung saat ini, terdapat berbagai kejutan yang harus mampu dipahami oleh seluruh masyarakat dan dunia industri.

Dalam menghadapinya era distruption (gangguan) ini, kata Hikmat, dunia industri saat ini tidak hanya dapat mengandalkan atau memperkuat aspek pada bidang produksi maupun marketing saja, akan tetapi juga dibutuhkan adanya kolaborasi dengan aspek lainnya yaitu research and development untuk mampu bersaing dalam sisi peningkatan ekonomi.

Oleh sebab itu, lanjut Hikmat, tujuan dari digelarnya seminar nasional ekonomi dan bisnis oleh IKA Unpad ini, agar terdapat kesiapan menghadapi era kekacauan ini, dari sisi peluang dan bukan hanya ketakutan saja.

"Beberapa orang memandang era distruption ini merupakan sesuatu yang menakutkan. Padahal menurut saya, setiap zaman atau situasi selalu ada peluang, tidak hanya ancaman-ancaman yang terjadi," ujarnya dalam sambutannya kepada seluruh hadirin di lokasi kegiatan.

Salah satu peluang, lanjut dia adalah bagaimana sejumlah perusahaan transportasi konvensional mulai bergejolak ditengah persaingan dengan transportasi berbasis aplikasi saat ini, dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru di Indonesia.

"Seperti yang kita tahu, bagaimana perusahaan taxi yang besar dapat kalah dengan mudah oleh sebuah aplikasi yang dapat mengubah peta keadaan perekonomian situasi industri saat ini," ucapnya.

Penulis: Cipta Permana
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help