TribunJabar/

Anggota Geng Motor Penebar Teror Itu Berjalan Tertatih-tatih, Kakinya Pincang Ditembak Polisi

Modusnya mereka berkelompok di jalanan menggunakan motor, kemudian mencari korban yang lengah

Anggota Geng Motor Penebar Teror Itu Berjalan Tertatih-tatih, Kakinya Pincang Ditembak Polisi
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
empat anggota geng motor 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIMAHI - Empat anggota satu geng motor di Kota Cimahi, disergap anggota Satreskrim Polresta Cimahi, Rabu (6/12/2017). Dua di antaranya ditembak kakinya karena melawan ketika hendak ditangkap.

Tak heran ketika dihadirkan dalam jumpa pers kasus ini di Mapolres Cimahi, Kamis (7/12/2017) siang, kedua anggota geng motor yang kakinya pincang itu berjalan tertatih-tatih. 

Baca: Konser 40 Tahun Air Supply di Bandung Berlangsung Meriah, Ribuan Penonton Bergemuruh

Menurut Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, selain membuat onar dan mersahkan warga, geng motor ini juga kerap merampok warga.


"Modusnya mereka berkelompok di jalanan menggunakan motor, kemudian mencari korban yang lengah, lalu mengambil barang berharga menggunakan cara kekerasan," ujar AKBP Rusdy Pramana Suryanagara di Mapolres Cimahi, Kamis (7/12/2017).

Bahkan, kata Rusdy, pelaku tidak segan untuk melukai korban menggunakan senjata tajam.

Hingga saat ini dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Cimahi ada enam tempat kejadian perkara (TKP) melibatkan geng motor ini.

"Namun masih akan kita kembangkan di beberapa TKP lainnya," ujar Rusdy.


Ketika dilakukan penangkapan, kata Rusdy, dua orang pelaku sempat melawan dan membahyakan petugas, sehingga harus ditembak.

"Kami melakukan tindakan tegas dan terukur pada bagian kaki kepada kedua tersangka ini," kata Rusdy.

Para tersangka bakal dikenai Pasal 170 dan 165 KUHP, ancaman hukumannya sembilan tahun penjara.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help