TribunJabar/
Home »

Bisnis

» Makro

Telur Ayam Ras Turut Jadi Pemicu Inflasi pada November 2017

Pada November 2017 terjadi inflasi sebesar 0,20 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 130,35.

Telur Ayam Ras Turut Jadi Pemicu Inflasi pada November 2017
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI : Telur ayam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR. CO. ID, BANDUNG - Pada November 2017 terjadi inflasi sebesar 0,20 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 130,35.

Dari 82 kota IHK, 68 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi.

Penyebab utama inflasi November adalah bahan makanan yang mengalami inflasi sebesar 0,37 persen. Komoditas yang memicu terjadinya inflasi antara lain telur ayam ras, beras, cabai merah, bawang merah, ikan, dan daging ayam ras.

Baca: Tips Iman Sjafei Buat Kamu yang Mau Bikin Konten Seputar Korupsi di Youtube

Inflasi tertinggi terjadi di Singaraja sebesar 1,80% dengan IHK sebesar 138,11 dan terendah terjadi di Bekasi dan Palopo masing-masing sebesar 0,02 % dengan IHK masing-masing sebesar 126,24 dan 127,49. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 2,74 % dengan IHK sebesar 150,99 dan terendah terjadi di Manokwari sebesar 0,02% dengan IHK sebesar 124,20.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan sebesar 0,37 %; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,22 %; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,13 %; kelompok sandang sebesar 0,12 %; kelompok kesehatan sebesar 0,27 %; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga sebesar 0,10 %; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,09 %.


"Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–November) 2017 sebesar 2,87 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (November 2017 terhadap November 2016) sebesar 3,30 persen, " kata Suhariyanto melalui teleconference di BPS Jabar, Senin (4/12/2017).

Komponen inti pada November 2017 mengalami inflasi sebesar 0,13 %. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–November) 2017 mengalami inflasi sebesar 2,82 % dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (November 2017 terhadap November 2016) sebesar 3,05 %. (*)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help