Nandang Sudiana Rela Begadang untuk Selamatkan Bus DAMRI Legendaris yang Akan 'Dimutilasi'

Namun, rencana tersebut sempat ditunda karena TNI AU hendak meminjam bus itu untuk simulasi penanggulangan teroris.

Nandang Sudiana Rela Begadang untuk Selamatkan Bus DAMRI Legendaris yang Akan 'Dimutilasi'
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAEHAQI
BUS KLASIK - Nandang Sudiana, Asisten Manajer Teknik Perawatan Perum DAMRI Unit Bandung, saat meninjau bus klasik buatan 1988 di Depo Kebonkawung, Kota Bandung, Jumat (1/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Impian Nandang Sudiana, Asisten Manajer Teknik Perawatan Perum DAMRI Unit Bandung untuk merakit bus akhirnya terwujud.

Kerja kerasnya membuahkan hasil. Bus Mercedes Benz OF 1113 yang hampir dipotong itu akhirnya bisa beroperasi lagi.

"Ada banyak kenangan warga Bandung di bus klasik ini. Sayang sekali kalau dibuang begitu saja," kata Nandang Sudiana saat ditemui di Bengkel Induk DAMRI, Jalan Kebonkawung, Kota Bandung, Jumat (1/12/2017).

Ia mengatakan, dua bus DAMRI keluaran 1988 itu nyaris 'dimutilasi' atau dipotong-potong.


Namun, rencana tersebut sempat ditunda karena TNI AU hendak meminjam bus itu untuk simulasi penanggulangan teroris.

Nandang hanya diberi waktu tiga hari untuk memperbaiki bus tersebut agar bisa beroperasi lagi.

Nandang yang saat itu masih menjabat sebagai Pelaksana AKDP pun rela hanya tidur satu jam sehari.

Selama tiga hari itu, ia bekerja mulai pukul 4.30 - 1.30 WIB.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help