TribunJabar/

Pemkot Bandung Masih Temukan Peredaran Surat Izin Palsu

Bahkan pihaknya sudah menemukan sejumlah surat izin palsu yang dibuat pihak ‎ketiga untuk para investor.

Pemkot Bandung Masih Temukan Peredaran Surat Izin Palsu
Tiah SM
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Kota Bandung, Evi Saleha

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Pemkot Bandung berupaya meningkatkan profesionalisme ‎para pegawainya dalam mengurus perizinan yang berkaitan erat dengan investor dan upaya menumbuhkan nilai investasi di Kota Bandung.

Upaya ini sebenarnya sudah dilakukan melalui kesepakatan Pakta Integritas yang dilakukan dinas yang terkait erat dengan ini yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). ‎

Namun faktanya, masih saja ditemukan surat izin palsu yang dilakukan pihak ketiga yang dipercaya investor untuk mengurus perizinan investasi mereka di Kota Bandung.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Kota Bandung, Evi Saleha, mengatakan pihaknya masih saja menerima laporan miring terkait perizinan di wilayah Kota Bandung.

Bahkan pihaknya sudah menemukan sejumlah surat izin palsu yang dibuat pihak ‎ketiga untuk para investor.

"Mungkin mereka (pihak ketiga, red) panik karena uangnya (untuk mengurus izin) sudah masuk‎ tapi mereka belum daftar (ke DPMPTSP), sementara investor terus mendesak mempertanyakan," kata Evi Saleha dalam Public Hearing yang digelar di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann, Selasa (28/11/2017).

Baca: Manajemen Persib dapat Peringatan dari Bobotoh

‎Surat izin yang palsu itu, kata Evi, sangat kentara terlihat karena surat masih menggunakan nomenklatur yang lama yaitu BPPT, padahal sekarang sudah berganti menjadi DPMPTSP.

Tanda tangan yang ada di surat izin itu adalah tanda tangan dirinya. "‎Kelihatan sekasar itu (surat izin palsunya)," ujarnya.

Evi Saleha mengimbau‎ kepada investor dan calon investor agar membuat surat izin langsung tanpa perantara.

Saat ini Kota Bandung sudah menyediakan permohonan izin secara online yang bisa di akses dimana dan kapan saja.

"Tinggal mengisi persyaratan yang ada di website online saja. Tidak sulit," katanya. (*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help