Ternyata Almarhumah Sempat Mengurung Diri di Kamar, Peti Jenazah TKW Disambut Isak Tangis

Jenazah TKW asal Cianjur, Yuyun binti Aa Halid (25) akhirnya tiba di rumah duka di Kampung Mekarmulya RT

Ternyata Almarhumah Sempat Mengurung Diri di Kamar, Peti Jenazah TKW Disambut Isak Tangis
tribunjabar/ferri amiril
Isak tangis keluarga sambut jenazah TKW yang tewas di Oman 

Laporan Tribun Jabar, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIANJUR - Jenazah TKW asal Cianjur, Yuyun binti Aa Halid (25) akhirnya tiba di rumah duka di Kampung Mekarmulya RT 04/01, Desa Neglasari, Kecamatan Bojongpicung, Rabu (22/11/2017) sekitar pukul 21.30 WIB. Jenazah diantar sebuah mobil ambulans dan langsung disambut isak tangis oleh keluarga.

Tiba di rumah duka, peti kayu jenazah langsung dibuka dan pihak keluarga memastikan terlebih dahulu dengan melihat jenazah almarhumah disaksikan perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya (Astakira) Cianjur, aparat desa, dan masyarakat setempat.

Foto TKW asal Bojongpicung Cianjur, Yuyun bin Aa Halid (35) yang meninggal di Oman setelah minum obat sakit gigi.
Foto TKW asal Bojongpicung Cianjur, Yuyun bin Aa Halid (35) yang meninggal di Oman setelah minum obat sakit gigi. (ferri amiril/tribun jabar)

Setelah yakin, keluarga dan masyarakat pun langsung menggelar doa bersama. Ayah almarhumah, Aa Halid (58) mengatakan bahwa jenazah akan dimakamkan tak jauh dari rumah.

Perwakilan Direktorat Perlindungan TKI, Kun Rizki Putranto mengatakan, bahwa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia menerima kabar pertama kali pengaduan dari pihak keluarga.

"Pihak KBRI menerima pengaduan dari keluarga lalu kami konfirmasi ke majikan dan mendapat keterangan bahwa almarhumah meninggal hari Jumat," kata Rizki.

Ia mengatakan dari data yang didapat KBRI bahwa almarhumah telah overstay tinggal di Rustak, Oman karena seharusnya pulang pada tahun 2015. "Jadi yang bersangkutan tak mendapatkan asuransi," ujarnya.

Peti jenazah tiba di rumah duka
Peti jenazah tiba di rumah duka (tribunjabar/ferri amiril)

Menurut Rizki, semula pihak majikan tak mampu memulangkan almarhumah karena bukan dari kalangan orang kaya. Namun setelah dibujuk dan didesak akhirnya majikan bersedia untuk memulangkan almarhumah.

Ia mengatakan dari keterangan majikan, almarhumah sempat mengurung diri selama sehari. Majikan pun mengecek almarhumah di kamar dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. "Kami sempat bertanya kepada pihak kepolisian di sana penyebab kematiannya, namun tak ada hal yang mencurigakan, karena saat libur biasanya TKW banyak menghabiskan waktu di kamar," kata Rizki.

Rizki mengatakan masih akan menelusuri hak-hak almarhumah seperti gaji 10 hari dan pengakuan dari majikan yang telah membayar penuh uang gaji almarhumah. "Tentu akan kami cek bukti dari pembayaran gajinya, karena pengakuan majikan sudah membayarkan semua gajinya.(fam)

Keluarga jenazah TKW asal Cianjur
Keluarga jenazah TKW asal Cianjur (Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin)
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help