TribunJabar/

Pilwakot Bandung

Nurul Arifin Punya Modal Popularitas untuk Bersaing dengan Dua Kandidat Kuat di Bandung

Firman menjelaskan kalau warga Bandung masih ingin Wali Kota Bandung saat ini, Ridwan Kamil, menjadi Wali Kota kembali...

Nurul Arifin Punya Modal Popularitas untuk Bersaing dengan Dua Kandidat Kuat di Bandung
TRIBUN JABAR/Ferry Fadhlurrahman
Nurul Arifin di Butterfield Kitchen, Kota Bandung, Jumat (10/11/2017). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Politikus yang juga calon Wali Kota Bandung dari Partai Golkar, Nurul Arifin, mempunyai tugas besar menjelang Pilwalkot 2018 mendatang. Satu di antaranya menunjukkan kedekatan kepada warga Bandung.

Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran, Firman Manan, mengatakan kalau kekurangan dari Nurul Arifin adalah tidak adanya sejarah yang kuat antara Nurul dan warga Bandung.

"Nurul Arifin buat orang Bandung ia adalah orang luar. Orang titipan dari pusat yang dicalonkan di sini. Berbeda dengan Oded atau Yossi misalnya," ujar Firman kepada Tribun Jabar melalui telp, Rabu (22/11/2017).


Firman menjelaskan kalau warga Bandung masih ingin Wali Kota Bandung saat ini, Ridwan Kamil, menjadi Wali Kota kembali. Kalau tidak bisa mungkin yang paling dekat dengan Ridwan Kamil.

Sederhananya untuk warga Bandung adalah mereka yang berada di satu badan pemerintahan.

Namun Firman mengatakan, Nurul mempunyai modal yang cukup kuat dari segi polularitas dan yakin mampu bersaing dengan kedua nama tersebut.

"Warga Bandung senang dengan yang dekat dengan mereka," ujar Firman.

Penulis: Ferry Fadhlurrahman
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help