TribunJabar/
Home »

Garut

Nenek 75 Tahun Kepalanya Dikapak, Tujuh Anggota Keluarganya Disekap, Emas 500 Gram Digasak

"Mak Iti berada di kamar yang lain. Sementara tujuh orang keluarganya disekap dalam satu kamar.

Nenek 75 Tahun Kepalanya Dikapak, Tujuh Anggota Keluarganya Disekap, Emas 500 Gram Digasak
tribunnews
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Nahas menimpa Mak Iti, nenek 75 tahun warga Kampung Pangakokan, RT 1/6, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut. Ia harus menjalani perawatan di RSUD dr Slamet karena menderita luka bacok setelah rumahnya disatroni maling.

Kasubag Humas Polres Garut, AKP Ridwan Tampubolon, menuturkan enam orang pelaku yang masih dalam pengejaran tersebut datang ke rumah Mak Iti pada Selasa (21/11/2017) pukul 03.00. Saat aksi pencurian berlangsung, di dalam rumah terdapat delapan orang penghuni.

Baca: Kades hingga Ketua RT di Bungursari Purwakarta Harus Gigit Jari, Uang Honor Mereka Digondol Garong

"Mak Iti berada di kamar yang lain. Sementara tujuh orang keluarganya disekap dalam satu kamar. Mereka diikat menggunakan tali tambang dan mulutnya dilakban," ujar Ridwan saat dihubungi.

Tujuh orang yang disekap adalah Ade Juhana (55), Maisaroh (53), Shifa Putri, Juhana (24), Tetep, Mulyana (21), dan Abdurrojak (20). Sebanyak tiga orang pelaku yang menggunakan penutup muka, masuk ke dalam rumah. Para pelaku masuk setelah membuka rolling door yang tak terkunci.

"Sedangkan tiga pelaku lainnya menunggu di luar. Setelah masuk mereka langsung menyekap penghuni rumah," katanya.

Mak Iti yang berbeda kamar lalu terbangun. Seorang perampok kemudian melukai Mak Iti dengan menebaskan kampak ke bagian kepala sebelah kiri. Setelah semua penghuni dilumpuhkan, para pelaku menggasak emas seberat 500 gram milik Maisaroh.

"Para penghuni rumah diancam menggunakan senjata tajam dan senjata api. Mereka tak berdaya untuk melawan," ujarnya.

Selain emas, para pelaku membawa kabur empat unit telepon genggam, kunci mobil, dua STNK mobil, satu brankas kosong, perekam CCTV dan membawa kabur satu unit mobil Honda Brio. Sekitar lima jam kemudian, mobil yang dibawa kabur ditinggalkan di pinggir Jalan Cibodas-Samarang.

"Kendaraan sudah diamankan di Polsek Bayongbong. Dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi Rp 380 juta," katanya.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help