BIJB Berpeluang Ubah Pola Pariwisata Jabar

Penelitian Bisnis Terapan (PBT) adalah kegiatan penelitian terapan dalam bidang bisnis pariwisata yang mengandung esensi. . .

BIJB Berpeluang Ubah Pola Pariwisata Jabar
ISTIMEWA
Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) 
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bandara Internasioanal Jawa Barat (BIJB) akan menjadi salah satu pintu masuk kedatangan wisatawan baik domestik maupun mancanegara. 
Hal inilah yang menjadi perhatian Penelitian Bisnis Terapan (PBT) Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STP Bandung). 
Penelitian Bisnis Terapan (PBT) adalah kegiatan penelitian terapan dalam bidang bisnis pariwisata yang mengandung esensi wawasan akademik dan justifikasi metodologi penelitian
Mahasiswa jenjang Diploma IV 
Mahasiswa Semester 7 Program Studi Manajemen Bisnis Konvensi & Event,  serta Manajemen Bisnis Perjalanan dan Manajemen Pengaturan Perjalanan di Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung melakukan sejumlah penelitian tersebut yang terkait potensi bisnis di sejumlah lokasi. 
Salah satunya "Peluang BIJB sebagai Pengubah Pola Perjalanan Wisata di Jawa Barat”.
"Hasil penelitian ini di paparkan dalam kegiatan seminar yang kali ini mengusung berbagai tema," kata Ketua Pelaksana seminar, Marsianus Raga disela acara di Kampus STP NHI Bandung, Selasa (21/11/2017).
Ia mengatakan, bernaung di bawah Kementerian Pariwisata Republik Indonesia STP Bandung ingim menyiapkan tenaga-tenaga profesional di bidang pariwisata sebagai aset nasional yang berkualitas internasional, kreatif, berjiwa wirausaha, berkepribadian Indonesia serta memiliki sikap dan perilaku yang baik. 
Melalui lembaga pendidikan, aktivitas dan program pengembangan sumber daya manusia dapat dilaksanakan dengan baik, melalui sejumlah aktivitas pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan secara terintegrasi satu sama lain.
Untuk menunjang hal tersebut, mahasiswa dituntut siap menjadi SDM profesional salah satunya dengan terjun ke lapangan.
Penelitian menjadi salah satu kegiatan untuk mempersiapkan tenaga profesional sekaligus memahami peluang pasar pariwisata. 
Para mahasiswa melakukan penelitian di sejumlah tempat diantaranya di Kota Padang untuk topik “Analisis Potensi MICE Kota Padang”; Kabupaten Sleman untuk topik “Persepsi Masyarakat Lokal tentang Dampak Penyelenggaraan Prambanan Jazz Festival”; dan Pangalengan-Kabupaten Bandung untuk topik “Event Crowd Management di West Java Eco Marathon”.
Sedangkan untuk Prodi Manajemen Bisnis Perjalanan mengusung tema seminar “Inovasi Produk Perjalanan Wisata Menuju Pasar Dunia”, melakukan penelitian di Kepulauan Seribu untuk topik “Brand Awarness Pulau Seribu di dalam Branding Enjoy Jakarta”, Ciletuh-Sukabumi dengan topik “Gambaran Pangsa Pasar Paket Wisata Kawasan Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu”; dan Nusawiru Paracenter-Pangandaran dengan topik “Pola Migrasi Pengembangan Produk Wisata Marine di Pangandaran”, serta Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dengan topik “Peluang BIJB sebagai Pengubah Pola Perjalanan Wisata di Jawa Barat”.
Prodi Manajemen Pengaturan Perjalanan mengusung tema seminar “Going Global With Local Root. Pemanfaatan Potensi Pariwisata Lokal Untuk Menuju Pariwisata Global”.
Lokus penelitian di Kabupaten Belitung untuk topik “Identifikasi Potensi Desa Wisata Sebagai Komponen Pembentuk Paket Wisata di Kabupaten Belitung”; Kota Bandung untuk topik “Kebutuhan Pramuwisata Bahasa Asing di Kota Bandung”; Kabupaten Bandung untuk topik “Perencanaan Paket Wisata Dengan Home Industry Sebagai Atraksi Wisata“ di Kabupaten Bandung; dan Tanjung Lesung untuk topik “Perencanaan Pola Perjalanan Wisata di Kawasan Wisata Tanjung Lesung”. 
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help