Pemohon Paspor Lewat Online Kecewa Karena Masih Harus Antre di Imigrasi Bandung

Menurut pantauan wartawan Tribunjabar.co.id, kantor imigrasi yang mencakup enam wilayah di Jawa Barat ini dipenuhi puluhan orang.

Editor: Ravianto
web
Paspor 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Haryanto

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Adanya pelayanan antrian online  untuk permohonan pembuatan paspor, dianggap percuma oleh sebagian warga kota Bandung.

"Saya coba daftar melalui online. Setelah menunggu empat Minggu, pas  ke sini  ternyata masih  harus antre dan mengisi  formulir lagi," ucap seorang pemohon paspor  di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung, Kamis (16/11/2017).

Antrean  terlihat di Kantor Imigrasi  di Jalan Surapati, Bandung,  pada Kamis(16/11/2017) siang. Ada  sepuluh orang berdiri di depan loket  permohonan paspor melalui online.

Loket antrean pemohon paspor melalui online ini didominasi warna biru, yang letaknya tidak jauh dari pintu masuk.


Pria berkacamata itu menambahkan, pendaftaran online yang kini telah ada masih kurang efektif.

"Jadi kaya setengah online gitu. Mengapa nggak sekalian saja online semua. Data pada formulir ini bisa diisi di web atau aplikasinya. Setelah itu tinggal wawancara, foto dan seterusnya," tambahnya.

Tidak jauh berbeda dengan pria tersebut, Nining, seorang pemohon paspor, menyebutkan informasi yang didapat setelah daftar antre online masih teramat kurang.

Ia yang saat itu membawa kedua anaknya menjelaskan, sempat kerepotan karena harus bolak balik melengkapi kekurangan persyaratan.

"Contohnya, fotokopi KTP harus ukuran kertas  A4. Penjelasan mengenai ukuran kertas itu tidak ada,  termasuk beberapa dokumen lain. Kalau ribetnya  sedikit sih, nggak apa-apa. Tapi ini kan  ribetnya banyak," tuturnya.

Menurut pantauan wartawan Tribunjabar.co.id, kantor imigrasi yang mencakup enam wilayah di Jawa Barat ini dipenuhi puluhan orang.


Terdapat beberapa papan informasi di kantor imigrasi ini.

Ada informasi alur permohonan pembuatan paspor, serta spanduk besar bertuliskan 'sekarang bikin paspor tidak perlu antre' di tembok kanan pintu masuk.

Selain itu, pengunjung akan tahu nomer antrian yang sedang di proses pada layar tv yang berada di depan tempat duduk.

Serta ruang pemeriksaan yang menggunakan kaca tembus pandang, agar setiap orang dapat melihat tahapan pembuatan paspor.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved