TribunJabar/
Home »

Garut

Masih Belia Sering Mencuri, Tiga Remaja Ini Bahkan Nekat Bobol Rumah Pak Camat

Iwan melanjutkan, S dan WP merupakan pelaku yang masuk ke dalam lokasi untuk mengambil sejumlah barang.

Masih Belia Sering Mencuri, Tiga Remaja Ini Bahkan Nekat Bobol Rumah Pak Camat
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Kapolsek Leuwigoong, Ipda Iwan Soleh saat meminta keterangan kepada tiga pelaku pencurian, Kamis (16/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Masih berusia muda namun sudah nekat melakukan aksi kriminalitas. Empat pemuda dari Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut itu bahkan sempat membobol rumah dinas Camat Leuwigoong.

Kapolsek Leuwigoong, Ipda Iwan Soleh, menuturkan tiga orang pemuda tersebut juga membongkar sejumlah kantor pemerintahan lainnya di Leuwigoong. Aksi yang dilakukan CC (17), HM (15), dan WP (19) sudah berlangsung sekitar satu tahun. Ketiganya diajak oleh otak pencurian yakni S yang hingga kini masih buron.

Baca: Lion Air Ajukan Izin Terbangi Rute Bandung-Jedah

"Jika diuangkan, total kerugian dari semua lokasi pencurian hampir Rp 90 juta. Dari pengakuan para pelaku, aksi tersebut dilakukukan secara spontan saat mereka berjalan-jalan," ujar Iwan di Mapolres Garut, Kamis (16/11/2017).


Iwan melanjutkan, S dan WP merupakan pelaku yang masuk ke dalam lokasi untuk mengambil sejumlah barang. Sedangkan CC dan HM hanya bertugas untuk mengawasi situasi di sekitar lokasi pencurian.

"Mereka ini katanya anak punk. Saat mencuri di rumah Camat Leuwigoong mereka tahu itu rumah Pak Camat. Tapi masih nekat untuk mencuri," katanya.

Selain kantor pemerintahan, tuturnya, kelompok tersebut juga melakukan aksi pencurian di salah satu minimarket. Di minimarket, kelompok tersebut membawa semua rokok dan alat kosmetik yang ada.

"Di minimarket total kerugiannya Rp 23 juta. Kalau di rumah dinas Camat membawa kabur sound system sepaket sekitar Rp 10 juta," katanya.


Sejumlah lokasi yang jadi sasaran di antaranya Puskesmas Karangsari yang menderita kerugian Rp 43 juta, terus ada di UPTD Disdik sekitar Rp 8 juta, dan UPK Leuwigoong Rp 1,5 juta.

"Kami masih kejar pelaku yang buron ini. Umurnya sekitar 23 tahun. Semua barang curian dibawa pelaku buron ini. Jadi kami masih kesulitan melacak jumlah pasti kerugiannya," katanya.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help