TribunJabar/

Liga 2

LIVE STREAMING: PSIS Vs Persebaya, Cukup Tonton di Ponsel Anda

Meski pertemuannya di Liga 2, namun pertemuan dua tim lama ini diprediksi berlangsung seru.

LIVE STREAMING: PSIS Vs Persebaya, Cukup Tonton di Ponsel Anda
Kolase Tribun Jabar
PSIS Semarang Vs Persebaya Surabaya 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Meski pertemuannya  di Liga 2, namun pertemuan dua tim lama ini diprediksi berlangsung seru. Tiap PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya bertemu, pendukung kedua tim tak pernah akur.

Sama-sama berstatus tim mapan di Indonesia, kini keduanya merangkak dari Liga 2 untuk kembali ke kasta teratas Sepakbola Tanah Air. Duel klasik PSIS Semarang melawan Persebaya Surabaya akan tersaji pada laga perdana Grup Y Liga 2 2017, Rabu (15/11/2017) sore. Kick Off pukul 15.00 WIB.

Pertandingan ini tentu bukan sekadar pertandingan biasa, karena ada 'dendam rivalitas' diantara keduanya.

Meski telah terlampau puluhan tahun, tentu pelatih PSIS Semarang, Subangkit yang juga mantan pemain belakang andalan Persebaya tentu masih ingat kala mengandaskan langkah PSIS melalui sebuah skandal era 1987-1988 sebelum akhirnya Bajul Ijo Juara kompetisi Perserikatan kala itu.

Dikutip tribunjogja.com dari Kompas, sewaktu itu Persebaya menjegal langkah PSIS Semarang dengan cara mengalah 12 gol tanpa balas, hal ini tentu diluar nalar karena saat itu Persebaya diperkuat bintang nasional macam Subangkit, Yongki Kastanya, Budi Johanis, hinga bintang muda seperti Mustaqim bercokol di dalamnya.

Terlebih pertandingan yang digelar di Stadion Gelora 10 November, Minggu (21/2/1988) itu bisa saja dimenangkan oleh Persebaya karena bermain dihadapan suporter fanatiknya.

"Kekalahan itu bagian dari strategi tim untuk menghindari lawan kuat. Jadi, saya kira itu hal yang wajar," ujar Supangat, salah satu pengurus tim.

Selain menghindari PSIS, 'dendam kesumat' juga jadi latar belakang Persebaya 'mengalah' kepada Persipura. Tidak lolosnya PSIS menjadi pembalasan yang sempurna atas kekalahan 1-2 yang mereka alami dari "Mahesa Jenar" pada final Perserikatan musim sebelumnya.

Keunggulan 1-0 lewat gol Budi Johanis dibalikkan oleh Ribut Waidi dan Syaiful Amri. Agaknya, kekalahan dari PSIS ini menimbulkan trauma bagi Persebaya.

Padahal, "Bajul Ijo", pada babak penyisihan Grup Timur, Persebaya dua kali menaklukkan PSIS di kandang (3-1) dan tandang (1-0). Di luar 'Skandal Sepak Bola Gajah', secara permainan Persebaya memang layak juara meski 'ternodai' dengan kontroversi sepakbola gajah tersebut.

Halaman
12
Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help