TribunJabar/

Seorang TKI Diduga Tewas Setelah Diberi Obat Sakit Gigi Sang Majikan, Kini Jenazahnya Terlunta-lunta

Pihak keluarga tak mampu memulangkan jenazah Yuyun dan masih berharap Yuyun bisa dimakamkan di kampung halaman.

Seorang TKI Diduga Tewas Setelah Diberi Obat Sakit Gigi Sang Majikan, Kini Jenazahnya Terlunta-lunta
TRIBUNJABAR.CO.ID/FERRI AMIRIL MUKMININ
Sang adik menunjukkan foto almarhumah semasa hidup. Keluarga Yuyun berharap jenazah bisa dipulangkan ke Bojongpicung, Kabupaten Cianjur 

"Mungkin karena asuransinya sudah habis jadi susah pulang," kata Rudi.

Kepala Desa Neglasari, Andriana mengatakan bahwa ia tak mempunyai data keberangkatan warganya tersebut.

Ia mengimbau kepada warga lainnya yang akan berangkat ke luar negeri menjadi TKI  agar melapor ke pihak desa.

"Saya turut berdukacita untuk almarhumah. Kebanyakan memang kami tak tahu keberangkatannya, perginya kami tidak tahu, giliran ada masalah seperti ini kami kebingungan karena tak punya data," katanya.

Andriana mengatakan semoga apa yang menjadi harapan keluarga almarhumah bisa dikabulkan pemerintah.

Ia juga berharap gaji yang belum dibayar dan menjadi tuntutan keluarga bisa dibayarkan.


Ketua RT 04 Kampung Mekarmulya, Suntara mengatakan, bahwa di lingkungan almarhumah memang banyak TKI.

Ia mencatat ada 13 orang yang pergi ke Timur Tengah di lingkungannya.

"Termasuk istri saya juga pergi menjadi TKW," katanya.

Dari data yang dimiliki Desa Neglasari, ada sekitar 120 TKI yang tercatat dan mendatangi desa sebelum berangkat ke luar negeri.

Warga mengatakan bahwa hingga saat ini masih banyak pihak sponsor yang datang ke kampung-kampung menawarkan pekerjaan menjadi TKI ke luar negeri.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help