TribunJabar/

Duo Bandit Muda Bermotor, Todong Korban Pakai Golok, Rebut Tas lalu Dikejar Warga sampai Tertangkap

“Seorang pelaku masih anak-anak di bawah umur, dia ditangani unit pelayanan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Sumedang

Duo Bandit Muda Bermotor, Todong Korban Pakai Golok, Rebut Tas lalu Dikejar Warga sampai Tertangkap
tribunnews
Ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Duo bandit muda yang mengendarai sepeda motor itu tak bisa kabur, usai merampok seorang mahasiswi yang tengah melaju di atas sadel sepeda motor, Minggu (12/11/2017) dinihari.

Bandit yang seorang di antaranya masih di bawah umur itu berhasil diringkus di depan Kampus Ikopin Jatinangor, setelah dikejar warga dan polisi usai merampok di Jalan Kiarapayung, Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Baca: Ganbatte Suki, Kuliner Suki Favorit Mahasiswa di Kawasan Dipati Ukur yang Murah Meriah

“Seorang pelaku masih anak-anak di bawah umur, dia ditangani unit pelayanan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Sumedang. Seorang lagi sudah dewasa ditangani Polsek Jatinangor,” kata Kasatreskrim Polres Sumedang, AKP Dede Iskandar, di Mapolres Sumedang, Senin (13/11/2017).


Pelaku yang masih berstatus sebagai pelajar itu belum genap 18 tahun, BAF remaja itu hanya bisa tertunduk saat digiring ke Unit PPA Satreskrim Polres Sumedang.

“Saya yang menjadi joki, mengemudi motor. Yang mengeksekusi teman saya,” kata BAF, remaja asal Cicalengka, Kabupaten Bandung di ruang Satreskrim Polres Sumedang, Senin (13/11/2017).

Perampokan terjadi ketika korban, Nadia Febriani (20) mahasiswi Unpad asal Bantul, Yogjakarta, yang mengendarai sepeda motor bersama seorang rekannya melintas di Jalan Kiara Payung, Minggu (12/11/2017) sekitar pukul 00.30.

Melihat ada sasaran dua orang perempuan, pelaku BAF dan Sudrajat (24), warga Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung mengejar korban memakai sepeda motor matic bernopol D 2364 VDG warna putih.


“Saya kejar lalu memepet dan menghentikan laju motor korban dengan cara memotong laju motornya,” kata BAF.

Sudrajat yang dibonceng langsung menghunus parang dan mengancam korban, lalu merebut tas milik korban. Usai merampas tas, pelaku kabur ke arah Jatinangor. Namun diteriaki korban yang juga mengejarnya.

Warga di sekitar Jalan Kiarapayung pun turut mengejar dan di saat bersamaan ada patroli polisi. “Pelaku tertangkap di depan Kampus Ikopin,” kata Kasatreskrim.

Dari tangan kedua pelaku, di amankan satu parang dengan gagang kayu ukuran 45 cm, satu unit sepeda motor, tas berisi dompet warna cokelat berisi uang serta SIM milik korban.

Penulis: Deddi Rustandi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help