TribunJabar/

Polisi Mengungkap Tempat Penyedia Prostitusi dan Mucikari di Kabupaten Indramayu

Polres Indramayu telah melakukan pengungkapan dan penangkapan perkara tempat yang menyediakan prostitusi dan mucikari di Kabupaten Indramayu.

Polisi Mengungkap Tempat Penyedia Prostitusi dan Mucikari di Kabupaten Indramayu
tribunnews.com
Ilustrasi prostitusi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Anggota Unit IV Reskrim Polres Indramayu telah melakukan pengungkapan dan penangkapan perkara tempat yang menyediakan prostitusi dan mucikari di Kabupaten Indramayu, Jumat (10/11/2017).

Menurut keterangan yang diberikan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, lokasi pengungkapan tersebut berada di Desa Tambi Lor Blok Pilang, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

"Pihak Polres Indramayu melakukan pengungkapan tersebut sekira pukul 22.45 WIB," kata Yusri Yunus, Sabtu (11/11/2017).

Dari hasil pengungkapan tersebut, Yusri Yunus mengatakan bahwa pihak Kepolisian menangkap Tarsono (63) yang dijadikan terlapor dari kasus tersebut.

Informasi yang diperoleh, terlapor mempekerjakan dan menyediakan sebanyak enam orang perempuan dewasa sebagai pekerja seks komersial (PSK) di rumah terlapor.


"Dari setiap transaksi, keuntungan dari kamar yang disewakan PSK untuk melakukan persetubuhan dengan pelanggan sebesar Rp 25 ribu dan juga dari hasil penjualan miras yg dibeli oleh pelanggan serta musik karaoke sebesar Rp 30 ribu," kata Yusri Yunus.

Dari pengungkapan kasus tersebut, Polres Indramayu mengamankan satu lembar surat pernyataan tertanggal 26 Oktober 2017 tentang penutupan usaha warung remang-remang dan prostitusi, tiga lembar pil KB Andalan, uang sebesar Rp 361 ribu, dan tiga puluh botol miras berbagai merk.

Pasal yang disangkakan kepada terlapor ialah Pasal 296 KUHP dan atau pasal 506 KUHP.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help