TribunJabar/

Tak Hanya Sampai ke Bandung, Kereta akan Terkoneksi Sampai Jogjakarta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan double track Bogor-Sukabumi diperkirakan menelan dana Rp 1,1 triliun

Tak Hanya Sampai ke Bandung, Kereta akan Terkoneksi Sampai Jogjakarta
tribunjabar/ferri amiril
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengunjungi Sukabumi

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUKABUMI - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan double track Bogor-Sukabumi diperkirakan menelan dana Rp 1,1 triliun dengan menggunakan dana APBN hingga tahun 2020. Pada tahun 2017 telah dilakukan penyusunan dokumen Basic Engineering Desain (BED) Bogor-Sukabumi dan Detail Engeneering Desain (DED) jalur ganda antara Cigombong-Cicurug sepanjang 7,7 km dengan perkiraan dana yang dibutuhkan adalah Rp 280 miliar. Untuk anggaran telah disediakan Rp. 178 milyar untuk tahun 2018 guna pengerjaan 4,5 km jalur Cigombong-Cicurug. Sisanya akan dianggarkan pada tahun anggaran berikutnya.

Selain pembangunan double track Bogor-Sukabumi, juga dikerjakan rehabilitasi jalur Sukabumi-Cianjur dan reaktivasi jalur Cianjur-Padalarang.

“Dalam waktu bersamaan kami membuat konektivitas dari Sukabumi sampai ke Bandung. Karena saat ini Sukabumi-Padalarang tidak terkoneksi. Jadi kami melakukan reaktivasi tahun ini juga. Akhirnya dari Bogor bisa sampai Bandung. Bahkan telah kami rencanakan tidak hanya sampai Bandung, namun Bogor sampai Yogyakarta akan tersambung. Sehingga warga Bogor dan Sukabumi apabila ingin ke Yogyakarta tidak perlu ke melewati Jakarta,” kata Menhub, Selasa (7/11/2017) saat mengunjungi Sukabumi.

Di saat yang bersamaan Direktur Prasarana Ditjen Perkeretaapian Zamrides mengatakan reaktivasi dan perencanaan double track kereta api akan meningkatkan jumlah penumpang. Selain itu, juga mengalihkan barang-barang yang biasanya diangkut lewat jalan raya ke kereta api.

“Jalur Bogor-Sukabumi akan menjadi jalur ganda (double track), jalur Sukabumi-Cianjur penggantian bantalan rel (rehabilitasi) dan jalur Cianjur-Padalarang akan direaktivasi,” sebutnya.

Menurut Zamrides dengan dibangunnya rel ganda Bogor-Sukabumi akan meningkatkan jumlah penumpang dari sebelumnya 3.500 menjadi 12.000 penumpang per hari. Sedangkan untuk kereta barang bila sebelumnya 12 gerbong per hari akan menjadi 96 gerbong per hari setelah jalur ganda.

Untuk waktu tempuh dengan jalur ganda dari Bogor-Sukabumi juga mengalami peningkatan. Bila sebelumnya waktu tempuhnya 2 jam 3 menit, nantinya setelah jalur ganda akan menjadi 1 jam 25 menit.(*)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help