TribunJabar/

Sidang Buni Yani

Penasihat Buni Yani: Pernyataan Jaksa Agung Motif Balas Dendam dan Bermuatan Politis

Satu di antara poinnya adalah pernyataan Jaksa Agung atas tuntutan yang dibebankan. . .

Penasihat Buni Yani: Pernyataan Jaksa Agung Motif Balas Dendam dan Bermuatan Politis
Kolase Tribun Jabar

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard 

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pembacaan duplik Buni Yani atau tanggapan penasihat hukum atas replik Jaksa Penuntut Umum digelar hari ini, Selasa (31/10/2017).
Dalam duplik tersebut, penasihat hukum Buni Yani akan menunjukan poin yang dianggap memperkuat alasan Buni Yani tidak bersalah. 
Satu di antara poinnya adalah pernyataan Jaksa Agung atas tuntutan yang dibebankan kepada Buni Yani. 
Sebelumnya diberitakan, Jaksa Agung menganggap tuntutan yang dibebankan kepada Buni Yani sudah sesuai mengingat Ahok dihukum pidana dua tahun. 
"Peryataan Jaksa Agung itu bukan dari fakta persidangan tapi motif balas dendam dan muatan politis sangat besar," kata penasihat hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian kepada wartawan. 
Menurutnya tuntutan hukum tidak dapat didasarkan pada hukuman yang diberikan kepada orang lain. 
Sehingga ia menganggap pernyataan Jaksa Agung adalah yang tidak benar. 
"Tidak ada itu, dasar keseimbangan, mengambil perkara lain, dan lain sebagainya. Harus berdasarkan fakta persidangan, ada bukti kesaksian ahli keterangan terdakwa petunjuk dan lain sebagainya," 
Adlwin Rahadian berharap majelis hakim dapat memutuskan Buni Yanintidak bersalah setelah timnya menyampaikan duplik. 
"Mudah-mudahan setelah kami buka fakta di persidangan pada akhirnya akan memebebaskan Buni Yani dari segala tuntutan hukum yang dari awal tidak harus dipaksakan masuk persidangan," ujarnya. 
 
Sidang pembacaan duplik dimulai sekira pukul 10.00 WIB di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung. 
 
Setelah pembacaan duplik, sidang selanjutnya adalah pembacaan putusan oleh majelis hakim. 
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help