TribunJabar/

Sidang Buni Yani

Setelah Sidang Pembacaan Replik, Buni Yani Sindir JPU Begini

Setelah JPU membacakan replik, majelis hakim menunda sidang hingga Selasa (31/10/2017).

Setelah Sidang Pembacaan Replik, Buni Yani Sindir JPU Begini
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Buni Yani dan penasihat hukumnya mengatakan isi replik JPU tidak berdasarkan fakta persidangan, Selasa (24/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Menanggapi pembacaan replik dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Penasihat hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian, menyatakan kekecewaannya.

Menurutnya, JPU tidak memiliki argumentasi yang kuat dalam repliknya.

"Intinya, mereka menolak saja tanpa ada argumentasi atau listening dasar hukum yang jelas atas pledoi yang kami sampaikan," ujarnya di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota, Selasa (24/10/2017).

Ia mengatakan isi replik yang dibacakan tidak sesuai dengan fakta persidangan. Kekecewaan juga diungkapkan Buni Yani.


Kepada wartawan, ia mengatakan seharusnya JPU berargumen yang kuat membantah pledoi.

"Saya enggak jadi ngantuk, lucu soalnya. Kami siapkan (pledoi) 166 halaman, dijawab sedikii. Seharusnya, pledoi kami dibantah," ujar Buni Yani.

Setelah JPU membacakan replik, majelis hakim menunda sidang hingga Selasa (31/10/2017).

Baca: Foto Beungeut Ingatkan Konsep Manusia Dilahirkan sebagai Kertas Kosong

Halaman
12
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help