TribunJabar/

Seru Neh, Duel Barista Meracik Kopi, 9 Menit Buat 10 Sajian Kopi Berbeda

Kompetisi digelar dengan sistem duel. Dua orang barista meracik kopi di meja yang telah dilengkapi sejumlah mesin dan perlengkapan kopi.

Seru Neh, Duel Barista Meracik Kopi, 9 Menit Buat 10 Sajian Kopi Berbeda
TRIBUN JABAR/ISA RIAN FADILAH
Ketua Indonesia Coffee Master Association Natanael Charis (kanan) mengacak urutan kopi untuk diujikan kepada peserta Coffee Master di 1st International Bandung Coffee Festival yang digelar di Festival Citylink Bandung, Jumat (13/10). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isa Rian Fadilan

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Anda penikmat kopi? Berkunjunglah ke Festival Citylink Bandung di akhir pekan ini.

Pasalnya, kompetisi coffee master di Indonesia pertama kali digelar di mal tersebut pada 13-15 Oktober 2017.

Kompetisi tersebut menjadi bagian dari 1st International Bandung Coffee Festival yang digelar oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Dalam festival tersebut, hadir sebanyak 45 stan kopi yang sebagian besar merupakan petani.

Sebanyak 14 peserta ikut ambil bagian dalam kompetisi coffee master tersebut. Ketua Indonesia Coffee Master Association Natanael Charis mengatakan, kompetisi ini menguji semua kemampuan yang dimiliki oleh seorang peserta, mulai cupping, manual brew, latte art, docket order, presentasi, dan profesionalisme.

"Kompetisi biasanya, barista membuat latte art saja, cupping, atau manual brewing saja. Kalau coffee master ini semuanya diuji," ujar Natanael saat ditemui di sela acara, Jumat (13/10).

Kompetisi digelar dengan sistem duel. Dua orang barista meracik kopi di meja yang telah dilengkapi sejumlah mesin dan perlengkapan kopi.

Di tahap pertama yakni cupping, peserta ditantang untuk menghafalkan enam sajian kopi yang berbeda. Peserta diberi waktu enam menit untuk menghafal urutan kopi tersebut. Panitia mengacak urutannya, kemudian peserta harus menyusun kembali urutannya menjadi seperti semula dalam waktu dua menit.

Tahapan kompetisi coffee master yang tak kalah menantang yakni docket order. Pada tahapan ini, peserta diberi waktu 9 menit untuk membuat 10 sajian kopi yang berbeda. Di hari pertama, dua peserta pertama hanya mampu membuat 5 cangkir kopi dalam waktu 9 menit.

Menurut Natanael, konsep ini mirip dengan batista championship. Bedanya, dalam barista championship seorang peserta diuji membuat 12 minuman kopi dalam 15 menit.

Halaman
12
Penulis: Isa Rian Fadilah
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help