TribunJabar/

Sopir Angkot Mogok Massal

Transportasi Online Tidak Beroperasi, Penghasilan Sopir Angkot Naik 20 Persen

Terkait adanya imbauan agar transportasi online tidak beroperasi sebelum terbitnya aturan resmi, membuat penghasilan sebagian . . .

Transportasi Online Tidak Beroperasi, Penghasilan Sopir Angkot Naik 20 Persen
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Sopir angkot, Agus Mulyana saat menunggu penumpang di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Kamis (12/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Terkait adanya imbauan agar transportasi online tidak beroperasi sebelum terbitnya aturan resmi, membuat penghasilan sebagian sopir angkot meningkat.

Menurut salah seorang sopir angkot, Agus Mulyana (57), hal itu karena sejumlah penumpang banyak yang berpindah pada angkutan konvensional.

"Penghasilan lumayan ada peningkatan, ada lah 20 persen semenjak tidak ada angkutan online," ujar Agus Mulyana kepada Tribun Jabar di Terminal Cicaheum, Kamis (12/10/2017).

Baca: Meski Gratis, Banyak Warga Tak Manfaatkan Bandung Transport Volunteer, Ternyata Ini Alasannya

Agus mengatakan, dari mulai kebagian ngetem di Terminal Cicaheum untuk membuat bangku didalam angkotnya penuh tidak membutuhkan waktu lama.

"Ngetem 15 menit disini sekarang bisa penuh, kemaren kemaren paling banyak empat atau enam orang dan di sejumlah halte sekarang banyak yang menunggu angkutan," ujar Agus.

Baca: Sebentar Lagi Akan Memperistri Pebalap, Inilah 8 Fakta Subhan Aksa Keponakan Jusuf Kalla

Selain itu, dalam tiga rit menarik penumpang lanjut Agus, di setiap halte selalu banyak masyarakat yang menunggu angkutan umum, baik itu mahasiswa, karyawan maupun masyarakat yang akan berangkat ke tempat perbelanjaan.

Menurtnya, atas hal tersebut membuat penghasilan sebagian sopir angkot meningkat karena jumlah penumpang yang terangkut lebih ramai dibanding hari hari sebelumnya. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help