TribunJabar/

Toko Besinya Bangkrut, Zakaria Banting Setir Jadi Sopir Taksi Online, Namun Kini Digeruduk Ojek

Keduanya dibawa paksa ke Mapolsek Jatinangor, sementara ban mobil keduanya digembosi oleh tukang ojek.

Toko Besinya Bangkrut, Zakaria Banting Setir Jadi Sopir Taksi Online, Namun Kini Digeruduk Ojek
net
Ilustrasi taksi online. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Angkutan online saat ini sedang menjadi sorotan akibat banyaknya kelompok angkutan konvensional yang menolak angkutan jenis baru ini.

Di beberapa tempat terjadi gesekan antara angkutan online dan angkutan konvensional, salah satunya adalah di Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Baca: Meski Gratis, Banyak Warga Tak Manfaatkan Bandung Transport Volunteer, Ternyata Ini Alasannya

Pada hari Kamis (12/10/2017), dua pengemudi angkutan online digeruduk oleh tukang ojek di Jatinangor saat mengangkut penumpang dari tempat perbelanjaan Jatinangor Town Square, Jatinangor.

Keduanya dibawa paksa ke Mapolsek Jatinangor, sementara ban mobil keduanya digembosi oleh tukang ojek.


Bagi Zakaria Achmad (39), satu dari dua sopir angkutan online yang digiring ke Mapolsek Jatinangor, menjadi sopir angkutan online menjadi satu-satunya cara untuk mencari nafkah.

Zakaria Achmad sendiri mengaku baru empat hari bekerja sebagai sopir angkutan online, sebelumnya dirinya berwirausaha dengan membuka toko besi, sayangnya toko besi miliknya bangkrut.

"Ini juga ada sisa uang dibelikan mobil untuk usaha saya nge-grab," ujar Zakaria Achmad ketika ditemui Tribun Jabar di Mapolsek Jatinangor.

Halaman
12
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ichsan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help