TribunJabar/

Polemik Transportasi Online

Soal Transportasi Online, Ridwan Kamil Buka Suara dan Ini Saran untuk Warga Bandung!

Ridwan Kamil melalui postingan tersebut mengatakan kalau kemajuan teknologi dalam bidang apapun tidak dapat dibendung.

Soal Transportasi Online, Ridwan Kamil Buka Suara dan Ini Saran untuk Warga Bandung!
Instagram/ridwankamil
Walikota Bandung, Ridwan Kamil 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, akhirnya buka suara terkait konflik antara jasa transportasi konvensional dan transportasi online. Dengan postingan di Instagram, Ridwan Kamil mengimbau untuk warga Bandung untuk menjaga keamanan Kota Bandung.

"Keputusan kemarin dari Dinas Perhubungan Jawa Barat tidak hanya memberi dampak di Kota Bandung, tetapi juga di 26 Kota/Kabupaten di Jawa Barat. Tugas kami sesuai hierarki pemerintahan adalah mensosialisasikan kepada semua pihak di Kota/Kabupaten masing-masing," tulis Emil, sapaan Ridwan Kamil, di laman Instagramnya @ridwankamil pada Kamis (12/10/2017).

Ada empat poin yang ditulis oleh Emil dipostingan yang diunggah sekitar pukul 11.00 WIB tersebut.

Pertama adalah mengenai kemajuan teknologi, kedua mengenai efek dari peraturan Dishub Jabar kemarin Rabu (11/10/2017), Pemkot Bandung akan mendengarkan seluruh saran warga dan pihak terkait, dan yang terakhir mengenai untuk menjaga kondusivitas kota.

Ridwan Kamil yang sekarang sedang tidak berada di Bandung tetap mengatakan melalui postingan tersebut kalau kemajuan teknologi dalam bidang apapun tidak dapat dibendung. Namun, untuk membentuk sebuah regulasi adalah di luar kewenangannya dia sebagai Wali Kota.


Ia hanya menulis untuk seluruh elemen masyarakat di Kota Bandung untuk terus menjaga kondusivitas dan diharapkan tidak ada kerusuhan yang tidak perlu.

"Sambil menunggu keputusan dari pemerintah mengenai peraturan transportasi online yang dibatalkan oleh Mahkamah Agung, mari kita menyesuaikan diri dengan cara yang baik dan tetap menjaga kondusivitas warga," tulis sang Wali Kota.

Polemik mengenai transpotasi online kembali menguat setelah peraturan mengenai transportasi online tersebut dicabut dan sedang dalam proses review ulang oleh Mahkamah Agung.

Di Bandung sendiri ada banyak aksi protes mengenai transportasi online pada beberapa hari terakhir ini. Termasuk ancaman untuk mogok masal dari angkutan konvensional.

Akhirnya pihak Dishub Jawa Barat mengeluarkan peraturan mengenai imbauan untuk transportasi online tidak mengangkut penumpang sampai November nanti.

Penulis: Ferry Fadhlurrahman
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help