TribunJabar/

PKL Puncak akan Bangun Kios Lagi Jika Rumah Makan di Ciloto Tak Digusur, Pemerintah Kebingungan

Para pedagang berpendapat, Satpol PP tebang pilih dalam melakukan pembongkaran.

PKL Puncak akan Bangun Kios Lagi Jika Rumah Makan di Ciloto Tak Digusur, Pemerintah Kebingungan
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Ratusan warga yang kiosnya dibongkar Satpol PP di Blok Puncak Ciloto mengontrog kantor Desa Ciloto untuk mempertanyakan nasib mereka dan meminta solusi dari pihak pemerintah, Kamis (12/10). 

"Kalau rumah makan tersebut tak dibongkar maka kami akan membangun kembali kios," katanya.


Hal senada dikatakan Nawawi (50), ia meminta keadilan seperti poin Pancasila sila ketiga. "Kenapa harus selalu rakyat miskin yang menjadi sasaran," ujarnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Cianjur, Hendrik Setiadi, mengatakan siap menampung aspirasi dari para pedagang.

Baca: Pria yang Ajarkan Menyembah Matahari Ternyata Memang Buronan Polisi

Pihaknya mengaku saat ini memang sulit untuk menempatkan yang adil karena beberapa aturan yang harus ditegakkan.

"Jalur puncak sulit dikembangkan karena pegunungan dan kanan kirinya sudah menjadi daerah komersil. Satu-satunya cara dengan melebarkan jalan," katanya.

Menurutnya permasalahan yang ada dikawasan Ciloto adalah tanah milik Pekerjaan Umum dan tanah milik pribadi yang sama-sama digunakan untuk membangun kios atau warung.

Baca: Nenek yang Celupkan Wajah Cucunya ke Minyak Goreng Panas Tak Akan Dapat Keringan Hukuman dari Polisi

Ia mengatakan tak hanya jalur Puncak yang akan ditertibkan para pedagangnya, tapi ada tiga jalur lainnya yang juga akan ditertibkan. Termasuk wilayah Kecamatan Cikalongkulon yang akan dibangun resr area. Ia mengatakan untuk restoran yang dikeluhkan pedagang juga akan dilakukan koordinasi untuk dilakukan pembongkaran kalau bangunan tersebut dibangun di atas tanah PUPR.

"Kami memohon maaf jika Satpol PP arogan, namun kami sudah sesuai prosedur dengan mengirimkan surat peringatan pertama, kedua, dan terakhir. Jika jadwal berubah menjadi maju saya pikir itu soal teknis nanti dikoordinasikan dengan Satpol PP," katanya.(fam) 

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help