TribunJabar/

Sopir Angkot Mogok Massal

Pengemudi Taksi Online Merasa Keputusan Dishub Jabar Tidak Adil

Keputusan Dinas Perhubungan Jawa Barat untuk mengimbau pengemudi jasa transportasi online untuk tidak mengangkut penumpang dirasa tidak adil.

Pengemudi Taksi Online Merasa Keputusan Dishub Jabar Tidak Adil
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat melakukan pertemuan di Kantor Dishub Jabar, Jalan Sukabumi, Senin (9/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferry Fadhlurrahman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Keputusan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat untuk mengimbau pengemudi jasa transportasi online untuk tidak mengangkut penumpang dirasa tidak adil untuk pengemudi taksi online.

"Kami pikir keputusan yang dibuat terlalu berat sebelah. Seharusnya ada keputusan dan kebijakan pemerintah harus adil untuk semua," ujar Ryno Setiawan, Pengemudi Taksi Online dan Humas Komunitas Taksi Online Tupoint, kepada Tribun Jabar melalui telepon, Kamis (12/10/2017).

Keputusan yang diumumkan pada Selasa (11/10/2017) oleh Dishub yang menghimbau para pengemudi taksi online tidak mengangkut penumpang sampai November depan dirasa sangat memberatkan ia dan teman-temannya di Tupoint.


Tupoint yang menaungi lebih dari 100 pengemudi taksi online dari Gocar, Gojek dan Uber ini setuju bahwa keputusan ini sangat menguntungkan pengemudi angkutan umum konvensional.

Sedangkan mereka dipotong penghasilan kesehariannya.

"Kita ini semua legal untuk menarik penumpang, enggak ilegal. Harusnya biarkan penumpang yang menentukan," ujar Ryno.

Untuk ke sekian kalinya konflik antara jasa transportasi konvensional dan transportasi online meruncing.

Dalam beberapa hari terakhir isu aksi mogok dari angkutan konvensional kembali muncul ke permukaan.

Untuk proses negosiasi, Dishub Jabar mengimbau transportasi online untuk tidak menanggkut penumpang.

Kemarin pada Rabu (11/10/2017), Dishub kembali menghimbau untuk transportasi online untuk tidak beroperasi sampai ada regulasi baru tercipta sekitar bulan depan.

Penulis: Ferry Fadhlurrahman
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help