TribunJabar/

Penertiban Bangunan Liar di Puncak Hingga ke Kawasan Istana Presiden

Penertiban tersebut dilakukan dari kawasan Sangga Buana hingga ke wilayah Istana Presiden.

Penertiban Bangunan Liar di Puncak Hingga ke Kawasan Istana Presiden
istimewa
Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Puncak tepatnya jalur Ciloto-Cipanas membakar kayu dan benda lain di tengah jalan, memprotes penertiban jalan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pada Rabu 11 Oktober 2017, Polres Cianjur turut mengamankan penertiban bangunan liar di sepanjang jalur Cianjur hingga Puncak.

Penertiban tersebut dilakukan dari kawasan Sangga Buana hingga ke wilayah Istana Presiden.

Baca: Awas Besok Horor Nih, Kematian Terbanyak di Kota Bandung Terjadi Pada Jumat Pukul 10.00

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus melalui informasi tertulisnya menyebutkan, pelaksanaan penertiban dan pengamanan itu sudah sesuai surat Bupati Cianjur dan surat perintah Kapolres Cianjur.


"Setelah mendapat arahan dari Wakil Bupati Cianjur, Kasat Pol PP, dan Kabag Ops Polres Cianjur, maka pembongkaran bangunan itu pun dilakukan," kata Yusri, Kamis  (12/10/2017).

Pada Kamis 12 Oktober 2017, pihak Sat Pol PP hanya membongkar bangunan dan membersihkan puing-puing bangunan tersebut.

"Setelah pihak Sat Pol PP selesai membongkar, para pedagang kemudian melemparkan puing bangunan ke jalan dan membakarnya sehingga mengganggu arus lalu lintas," ujar Yusri.


Melihat kondisi tersebut, pihak Polres Cianjur dan Polsek Pacet mendatangi lokasi kemudian memadamkan api dan membersihkan puing-puing di jalan.

Yusri mengatakan, pihak kepolisian siap untuk memfasilitasi pertemuan pedagang dengan Pemkab Cianjur.

Pedagang pun berjanji tidak akan membuang puing sisa bangunan setelah mendapat arahan dari pihak kepolisian.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help