TribunJabar/

Nekat Bongkar Konter HP, 3 Remaja Usia SMP Terancam Penjara 7 Tahun

Menurut Gotam, AR dan AP masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Wanaraja. Sementara NP sudah putus sekolah.

Nekat Bongkar Konter HP, 3 Remaja Usia SMP Terancam Penjara 7 Tahun
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Wakapolres Garut, Kompol Gotam Hidayat, menunjukkan barang bukti yang digunakan para pelaku pencurian konter telepon seluler di Mapolres Garut, Kamis (12/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT- Aksi pencurian dilakukan tiga remaja yang belum genap berusia 17 tahun.

Tidak tanggung-tanggung, ketiga bocah tersebut merampas 38 buah telepon seluler di sebuah konter di Kecamatan Wanaraja.

Wakapolres Garut, Kompol Gotam Hidayat, menyebut tiga pelaku pencurian yang masih di bawah umur itu yakni NP (15), AR (13), dan AP (15).


Menurut Gotam, AR dan AP masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Wanaraja. Sementara NP sudah putus sekolah.

Aksi nekat tersebut dilakukan ketiganya pada 1 Oktober. Konter telepon seluler di Kampung Cimalaka, Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja membobol konter tersebut sekitar pukul 02.00.

"Dari tiga pelaku ini, NP yang masuk ke dalam konter. Sedangkan dua rekannya mengawasi keadaan di luar konter," ujar Gotam di Mapolres Garut, Kamis (12/10/2017).

Baca: Rumah di Bandung Barat Ambruk Diguyur Hujan, Warga Berlarian Selamatkan Mak Sari

Gotam menambahkan, NP masuk ke konter setelah memanjat pagar.

Ia kemudian naik ke lantai dua konter dan mencongkel jendela menggunakan golok tanpa gagang kayu.

"Setelah masuk mereka mengambil 38 HP di dalam konter. Aksi mereka terbongkar setelah keesokan harinya salah satu pelaku menjual HP hasil curian ke salah satu konter," katanya.

Para pelaku, lanjutnya, dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (*)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help