TribunJabar/

Inilah Passing Grade Tes CPNS 2017 Gelombang Kedua, Ada Formasi yang Gunakan Sistem Ranking

Pemerintah memandang diperlukan alat ukur berupa nilai ambang batas tertentu (passing grade) dalam seleksi CPNS.

Inilah Passing Grade Tes CPNS 2017 Gelombang Kedua, Ada Formasi yang Gunakan Sistem Ranking
Tribunstyle
Tes CPNS 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Daryono

TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah instansi dari 61 instansi yang membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 gelombang kedua telah memulai pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

Pelaksanaan SKD digelar usai instansi tersebut mengumumkan hasil seleksi administrasi.

Dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, setkab.go.id, terkait dengan pelaksanaan SKD ini, dengan pertimbangan untuk menjamin terpenuhinya kompetensi dasar oleh setiap CPNS, pemerintah memandang diperlukan alat ukur berupa nilai ambang batas tertentu (passing grade) dalam seleksi CPNS.

Atas pertimbangan tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur pada 7 September 2017 telah menandatangani Peraturan Menteri PANRB Nomor: 22 Tahun 2017 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar CPNS Tahun 2017.


Menurut Permenpan ini, seleksi kompetensi dasar CPNS tahun 2017 meliputi: a. tes karateristik pribadi; b. tes intelegensia umum; dan c. tes wawasan kebangsaan.  

Adapun nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar untuk materi tersebut yaitu: a. 143 (seratus empat puluh tiga) untuk Tes Karakteristik  Pribadi; b.80 (delapan puluh) untuk Tes Intelegensia Umum; dan c.75 (tujuh puluh lima) untuk Tes Wawasan Kebangsaan.

“Ketentuan sebagaimana dimaksud tidak berlaku bagi peserta yang mendaftar pada jenis formasi: a.cumlaude/dengan pujian; b. penyandang disabilitas; c. putra-putri Papua/Papua Barat, tidak termasuk untuk  jabatan calon hakim,” bunyi Pasal 4 ayat 1 Permenpan ini.

Selain itu ditegaskan pula, hasil seleksi kompetensi dasar sebagaimana dimaksud didasarkan pada pemeringkatan/ranking.

Untuk formasi jabatan Dokter Spesialis, Penerbang, Instruktur Penerbang, Rescuer, Anak Buah Kapal, Pengamat Gunung Api, dan Penjaga Mercu Suar, termasuk formasi untuk Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, dan Kabupaten/Kota di wilayah Papua dan Papua Barat, menurut Permenpan ini, hasil Seleksi Kompetensi Dasar didasarkan pada pemeringkatan/ rangking.

“Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Permenpan Nomor: 22 Tahun 2017 yang telah diundangkan oleh Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM, Widodo Ekatjahjana, pada 8 September 2017 itu.

Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help