TribunJabar/

Sopir Angkot Mogok Massal

Dishub Jabar Imbau Transportasi Online Berhenti Beroperasi, Manajemen Go-Jek Belum Mau Berkomentar

Manajemen transportasi online belum mau berkomentar terkait keputusan Dinas Perhubungan Jawa Barat.

Dishub Jabar Imbau Transportasi Online Berhenti Beroperasi, Manajemen Go-Jek Belum Mau Berkomentar
Reska K Nistanto/KOMPAS.com
Kantor Go-Jek Indonesia 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Manajemen transportasi online belum mau berkomentar terkait keputusan Dinas Perhubungan Jawa Barat yang mengimbau transportasi berbasis aplikasi berhenti beroperasi.

Keputusan Dishub Jabar tersebut diambil setelah adanya kesepakatan dengan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat, pada 6 Oktober 2017 yang dituangkan dalam Surat Pernyataan Bersama terkait Angkutan/Taksi berbasis Online di Gedung Pakuan Gubernur Jawa Barat, Kota Bandung.

"Jika ada informasi, nanti akan kami share mas, terimakasih," tulis Public Relations Manager Go-Jek, Rindu Ragilia dalam pesan singkatnya kepada Tribun, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Sementara itu, saat Tribun mencoba menghubungi manajemen Grab Indonesia dan Uber, melalui sambungan telepon dan pesan melalui aplikasi WhatsApp, belum mendapatkan respons.

Kesepakatan bersama tersebut diunggah langsung oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil pada akun Instagram pribadinya, dimana Pemda Provinsi Jabar mendukung aspirasi WAAT Jabar untuk tidak beroperasi transportasi online sebelum diterbitkannya peraturan yang baru tentang angkutan sewa khusus/taksi online. (Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono)

Berita ini sudah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dilarang Beroperasi di Jabar, Manajemen Transportasi Online Belum Mau Berkomentar

Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help