TribunJabar/

Sopir Angkot Mogok Massal

Beredar Kabar Besok Puncak Aksi Transportasi Bandung, Relawan Angkutan Tetap Siap Bantu Warga

Setelah aksi mogok pengemudi angkot di Bandung untuk memprotes keberadaan transportasi online ditangguhkan, kini beredar . . .

Beredar Kabar Besok Puncak Aksi Transportasi Bandung, Relawan Angkutan Tetap Siap Bantu Warga
TRIBUN JABAR/Yongky Yulius
Personel Bandung Transport Volunteer ketika sedang bertugas. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Setelah aksi mogok pengemudi angkot di Bandung untuk memprotes keberadaan transportasi online ditangguhkan, kini beredar kabar jika besok akan ada aksi demo dan mogok besar-besaran, baik dari pihak pengemudi angkot maupun dari pihak pengemudi transportasi online.

Menanggapi hal tersebut, Perwakilan Bandung Transport Volunteer atau relawan transportasi Bandung Guntur Garibaldi (27) mengatakan pihaknya sudah siap untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tumpangan secara gratis.

"Katanya beredar kabar besok (Kamis) puncaknya. Tapi kabar itu masih belum pasti. Mudah-mudahan sih tidak jadi ya, karena pasti masyarakat (pengguna transportasi umum) yang dirugikan," ujar Guntur kepada Tribun Jabar, Rabu (11/10/2017) di kediamannya di Jalan Papanggungan, Kota Bandung.

Baca: Hati-hati Unggah Foto di Medsos, Jangan Sampai Berakhir Menyedihkan Seperti Wanita ini

Seandainya aksi demo dan mogok itu terjadi, lanjut Guntur, personel Bandung Transport Volunteer nantinya akan disiagakan di beberapa titik yang rawan terjadi penumpukan masyarakat yang kesulitan mengakses transportasi umum.

"Mulai dari sekarang kita sudah koordinasi, kita sudah bagi-bagi per wilayah. Satu wilayah ada 10-15 personel. Total kita ada 50-100 personel. Misal, di wilayah PHH Mustofa juga itu rawan terjadi penumpukan penumpang terlantar," ujar Guntur.


Namun, prioritas dari relawan transportasi Bandung menurut Guntur adalah anak-anak sekolah.

"Sekarang kan banyak anak sekolah yang bingung pakai transportasi apa. Malah banyak yang terpaksa jalan kaki," kata Guntur.

Tidak hanya disiagakan personel yang menggunakan sepeda motor saja, relawan transportasi Bandung juga ada yang menggunakan mobil.

Kendaraan personel relawan transportasi Bandung pun nantinya akan dipasang tempelan berwarna putih berukuran 10 X 10 centimeter bertuliskan "Bandung Transport Volunteer".

Jadi, saat menemukan kendaraan dengan stiker itu, kata Guntur, masyarakat tinggal meminta diantarkan saja langsung.

Jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan tumpangan, dapat juga menghubungi relawan transportasi Bandung di 08972202905. (*)

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help