Purwakarta Disebut Butuh 10 Ribu Rumah Subsidi, Perizinan Lebih untuk Perumahan Tipe Terbatas

merujuk pada tingginya geliat industri di Purwakarta yang mempekerjakan pegawai dari pegawai kelas menengah bawah hingga menengah atas

Purwakarta Disebut Butuh 10 Ribu Rumah Subsidi, Perizinan Lebih untuk Perumahan Tipe Terbatas
DOKUMENTASI KOMPAS.COM
Ilustrasi properti 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.CO.ID, PURWAKARTA- Kebutuhan rumah di Purwakarta masih tinggi namun tidak sejalan dengan pembangunan hunian rumah khususnya rumah bersubsidi.

"Estimasi kebutuhan keseluruhan kalau hitungan saya Purwakarta membutuhkan 10 ribu unit hunian dengan tipe subsidi," ujar Luthfi Bamala, pengembang perumahan di Purwakarta saat ditemui di Jalan LLRE Martadinata, Selasa (10/10/2017).

Menurutnya, itu merujuk pada tingginya geliat industri di Purwakarta yang mempekerjakan pegawai dari pegawai kelas menengah bawah hingga menengah atas.

Rumah subsidi, kata dia, akan cocok untuk menyasar pegawai kelas menengah bawah.


"Cicilannya kan ada yang di bawah Rp 1 juta. Hampir sebanding dengan cicilan motor. Jadi daripada cicil motor, ngontrak rumah, lebih baik menyicil rumah tipe subsidi," ujar dia.

Kendala pembangunan hunian ‎di Purwakarta diarahkan pada hunian terbatas atau tipe cluster sehingga perumahan tipe subsidi jumlahnya terbatas.

"‎Izin perumahan untuk tipe subsidi atau menggunakan lahan yang luas izinnya agak sulit. Belum lagi harga perolehan lahannya juga semakin tinggi. Jika harga lahannya dapat, izinnya yang agak sulit. Itu sebabnya, perumahan subsidi di Purwakarta terbatas," kata Luthfi.

Baca: Walau Sudah Bersepakat Batal Mogok, Sopir Angkot Di Bandung Tetap Laksanakan Mogok Massal

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help