TribunJabar/

Di Jalan Raya Bandung-Garut, Banyak Pemotor Melawan Arah, Diingatkan Malah Cuek Bebek

"Sudah sering diberitahu, tapi tetap saja, kalau ada polisi baru mereka putar balik," ujar Ajat, warga sekitar.

Di Jalan Raya Bandung-Garut, Banyak Pemotor Melawan Arah, Diingatkan Malah Cuek Bebek
Tribunjabar/Seli Andina Miranti
pengemudi motor yang melawan arah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Jalan Raya Bandung-Garut memiliki dua jalur jalan besar yang dipisahkan oleh pembatas jalan, di antara kedua jalur yang berlawanan arah itu .

Sayangnya, meski sudah ada pengaturan jalur, masih banyak pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas dan menggunakan jalur yang tidak seharusnya.

Baca: Begini Kronologis Bocah yang Dicelupkan ke Wajan Berisi Minyak Panas oleh Nenek Tirinya

Seperti di ruas Jalan Raya Bandung-Garut yang berada di wilayah Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung., Kabupaten Sumedang.

Pantauan Tribun Jabar di lokasi, Senin (8/10/2017), banyak pengemudi motor yang melawan arah dan membahayakan pengguna jalan lainnya.


Berbagai alasan pun dikemukakan oleh para pengguna kendaraan bermotor tersebut, mulai dari alasan dekat hingga menghemat waktu.

"Kalau memutar jauh, lagi pula jalannya lebar jadi aman-aman saja," ujar Sutisna, buruh pabrik yang sering melewati Jalan raya Bandung-Garut.

Sayangnya, tak sedikit pengguna motor yang melawan arah dalam kecepatan tinggi dan tidak menggunakan perangkat keselamatan yang memadai, seperti tidak menggunakan helm.


Keadaan diperparah dengan banyaknya pasir di lajur paling pinggir akibat banjir yang terjadi beberapa hari lalu sehingga semakin membahayakan pengguna jalan.

"Sudah sering diberitahu, tapi tetap saja, kalau ada polisi baru mereka putar balik," ujar Ajat, warga sekitar.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help