TribunJabar/

Darpa Nagari II Suguhkan Batik Khas Jabar Bertajuk ''Geulis'', Koleksi Terbaru Bertipe Feminim

Pada acara kali ini, busana yang ditampilkan lebih difokuskan kepada batik khas Jawa Barat atau Batik Sunda

Darpa Nagari II Suguhkan Batik Khas Jabar Bertajuk ''Geulis'', Koleksi Terbaru Bertipe Feminim
Tribun Jabar/Cipta Permana
Sejumlah model memamerkan berbagai busana batik karya terbaru dari desainer muda Vivia Setiawan dengan tajuk "Geulis" di atrium Paskal HyperSquare, Jalan Pasirkalilki, Kota Bandung, Minggu (8/10/2017). 

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG‑ Setelah sukses menggelar kegiatan pertamanya pada Agustus 2017, Darpa Nagari menggelar acara keduanya guna menyuguhkan karya terbaik dalam hal busana batik di Paskal HyperSquare, Bandung, pada 6‑8 Oktober 2017.

Dengan mengusung tema "Bale Batik Pasundan", Vivia Setiawan, Perancang dan Sutradara Kreatif dari SA/VI official, mengatakan, bersama EO Miracle Entertainment membutuhkan waktu sekitar tiga pekan untuk mempersiapkan agenda kedua ini.

Pada acara kali ini, busana yang ditampilkan lebih difokuskan kepada batik khas Jawa Barat atau Batik Sunda, yaitu batik Bandung, Cirebon, dan Tasikmalaya.

Pada event sebelumnya menampilkan berbagai batik khas Jawa Tengah.

Model memamerkan berbagai busana batik karya terbaru dari desainer muda Vivia Setiawan dengan tajuk
Model memamerkan berbagai busana batik karya terbaru dari desainer muda Vivia Setiawan dengan tajuk "Geulis" di atrium Paskal HyperSquare, Jalan Pasirkalilki, Kota Bandung, Minggu (8/10/2017). (Tribun Jabar/Cipta Permana)

Berbagai desain modern yang ditampilkan oleh SA/VI pada setiap karyanya tidak menghilangkan kesan keindahan tradisional yang khas akan budaya Indonesia.

Via sapaan dari Vivia, mengaku mendeisain berbagai model pakaian dengan batik karena terinspirasi oleh rasa traumanya pada sebuah tragedi di tahun 1998 plus ramainya isu perpecahan di dalam negeri saat ini.

Baca: VIDEO-- Aksi Kocak Michael Essien di Latihan Persib Bandung Jelang Lawan Barito Putera

Ia ingin menyuarakan bahwa Bhinneka Tunggal Ika itu harus tetap berjalan, termasuk melalui karya dalam bidang yang ia geluti, yaitu fesyen batik.

Menurutnya, batik merupakan sesuatu yang sangat kental dengan identitas Indonesia.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help