300 Apoteker Bandung dan IKA Farmasi Unpad Kampanyekan Pemberantasan Obat Ilegal
Ikatan Alumni Farmasi Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) cabang Bandung menggelar Aksi Nasional . . .
Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isa Rian Fadilah
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG -- Ikatan Alumni Farmasi Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) cabang Bandung menggelar Aksi Nasional Kampanye Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat di Car Free Day Buah Batu Bandung, Minggu (8/10/2017).
Sebanyak 300 apoteker Unpad ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ketua IKA Farmasi Unpad Wahyuli Syafari mengatakan, aksi tersebut bertujuan menyosialisasikan program-program pemerintah yang tengah gencar digaungkan berkaitan dengan pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat.
Baca: Jelang Resepsi Pernikahan Kedua, Laudya Cynthia Bella Malah Dibikin Terharu Oleh Tulisan Ini
Para peserta aksi beramai-ramai berjalan di sekitar Car Free Day sembari membawa papan bertuliskan imbauan-imbauan untuk cermat dalam menggunakan obat.
Aksi tersebut, imbuh Wahyuli, merupakan salah satu program kerja IKA Farmasi Unpad yakni pengabdian kepada masyarakat.
"Sebenarnya acara yang paling penting di sini adalah ajang silaturahmi seluruh anggota apoteker Farmasi Unpad. Alhamdulillah bisa 300 orang terkumpul dalam waktu persiapan hanya satu minggu. Artinya responsnya cukup baik," ujar Wahyuli, kepada Tribun di CFD Buah Batu, Minggu (8/10/2017).
Bulan Madu Selesai, Perubahan Raisa Ini Jadi Sorotan Netizen: Duh Udah Diapain Sama Hamish? https://t.co/ds7FYF9gJK via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 8, 2017
Ia menambahkan, melalui aksi tersebut, para anggota mengajak masyarakat untuk mengetahui tata cara penggunaan obat yang baik dan bagaimana pencegahan obat-obat ilegal. Tak hanya itu, para apoteker pun diingatkan agar terus menjalankan tugasnya sesuai dengan sumpah jabatan.
"Masyarakat jangan malu untuk bertanya kepada apoteker atau dokter tentang bagaimana menggunakan obat yang baik," harapnya.
Senada dengan Wahyuli, Ketua pengurus IAI Kota Bandung Akhmad Priyadi pun mengimbau kepada para apoteker termasuk anggota IAI Bandung yang berjumlah 1500 orang untuk melaksanakan tugas sesuai dengan kewajiban dan sumpah yang telah diterima. Mereka harus menyebarkan obat-obatan yang benar, bernomor registrasi, tak kedaluwarsa, tidak palsu, dan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.
"Kami melakukan kegiatan sosialisasi dengan IKA Farmasi Unpad maksudnya karena IKA Unpad itu banyak anggotanya bukan di Bandung saja tapi seluruh Indonesia. Kebetulan acara ini di wilayah Bandung, kami mendukung acara ini," terangnya. (adv)