TribunJabar/

Insiden Jarum Pentul

RSHS Sebut Sudah Tangani 100 Kasus seperti Anisa Salim yang Tak Sengaja Telan Jarum Pentul

Lebih lanjut Agung mengatakan, untuk cara kedua dengan melakukan bedah rongga dada atau bedah thorax.

RSHS Sebut Sudah Tangani 100 Kasus seperti Anisa Salim yang Tak Sengaja Telan Jarum Pentul
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Dokter Agung Dinasti Permana di RSHS Bandung, Selasa (3/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Kasus tidak sengaja menelan benda asing seperti jarum pentul yang tersangkut di saluran napas bukan kasus pertama yang ditangani Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Dokter spesialis THT RSHS Agung Dinasti Permana mengatakan hingga saat ini pihaknya mencatat lebih dari 100 kasus yang telah ditangani di RSHS.

"Selama saya bertugas di sini, kurang lebih ada 100 kasus seperti ini, tetapi dalam kurun waktu yang cukup lama," ujar ketua tim dokter RSHS, Agung Dinasti Permana, di RSHS Bandung, Selasa (3/10/2017).


Menurutnya, kasus perempuan menelan jarum pentul cukup banyak.

Bedanya, selama ini kasus serupa tidak seramai kasus Anisa Salim.

"Tindakan medisnya, menggunakan bronkoskopi, alat dimasukkan ke dalam mulut untuk mengambil benda di saluran pernapasan dengan cara dijepit," ujarAgung Dinasti Permana.

Baca: Ilija Spasojevic Beberkan Penyebab Utama Persib Bandung Gagal Bersaing di Papan Atas

Lebih lanjut Agung mengatakan, untuk cara kedua dengan melakukan bedah rongga dada atau bedah thorax.

Tingkat keberhasilan untuk tindakan medis tersebut tidak 100 persen, ada potensi 10 persen hingga 20 persen terjadi kegagalan.

Hal tersebut membuat tim medis tidak bisa terburu-buru untuk mengambil tindakan bagi pasien yang tak sengaja menelan benda asing khususnya jarum pentul.

Tim medis harus berhati-hati dalam melakukan penanganan operasi tersebut. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help