TribunJabar/

1.300 Orang Mengungsi Menyusul 380 Rumah Rusak Akibat Longsor di Cianjur

BPBD Cianjur telah mengimbau kepada masyarakat untuk menutup retakan tanah dengan menggunakan tanah liat.

1.300 Orang Mengungsi Menyusul 380 Rumah Rusak Akibat Longsor di Cianjur
Istimewa

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA- Longsor atau pergerakan tanah terjadi di Cianjur, Jawa Barat.

Longsor terjadi akibat ‎kondisi struktur tanah yang labil dan dipicu hujan deras yang mengguyur dalam beberapa hari terakhir.

 "Kondisi tanah yang retak-retak selama musim kemarau kemudian diguyur hujan yang cukup deras telah menyebabkan air mengisi retakan tanah tersebut sehingga menimbulkan longsor," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam pernyataan pers yang diterima TrIbunnews, Selasa (3/10/2017).

Bencana longsor tersebut mengakibatkan ratusan rumah di lima dusun Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, rusak.


Longsor juga menyebabkan 800 kepala keluarga atau 2.400 jiwa terdampak.

"Tidak ada korban jiwa. Tercatat sebanyak 138 rumah rusak berat, 103 rumah rusak sedang, 139 rumah rusak ringan, dan 420 rumah terancam longsor," katanya.

Selain itu, longsor juga menyebabkan sekitar 1.300 jiwa masyarakat mengungsi.

Mereka mengungsi karena rumahnya rusak dan sebagian takut akan adanya longsor susulan. 

Baca: Pengamat Sebut Golkar Blunder Jika Tak Usung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help