TribunJabar/

Masuk Fase Kritis, Ini Arah Sebaran Abu Gunung Agung Jika Meletus. Diprediksi September-Oktober

Ketidakpastian terkait letusan Gunung Agung, diakui Sutopo, karena kurangnya data panjang erupsi letusan Gunung Agung.

Masuk Fase Kritis, Ini Arah Sebaran Abu Gunung Agung Jika Meletus. Diprediksi September-Oktober
Kompas.com/Bambang P Jatmiko
Gunung Agung difoto dari udara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Aktivitas kegempaan vulkanik dangkal dan dalam semakin tinggi.

Gempa terus dirasakan sampai ke Pos Pengamatan.

Kawah telah mengeluarkan uap air menandakan adanya pergerakan magma ke atas.


Gejala-gejala tersebut merupakan karakteristik khas Gunung Agung sebelum terjadinya erupsi.

Potensi akan terjadinya letusan Gunung Agung pun sangat  tinggi.

"Potensi meletus besar dan belum ada tanda menurun," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani, di Pos Pengamatan Gunung Agung, Desa Rendang, Karangasem, Senin (25/9/2017).

Gunung Agung, kata Kasbani, dapat dipastikan akan meletus jika telah muncul gempa tremor yaitu gempa permukaan berskala kecil yang terjadi secara terus-menerus.

Sampai Senin siang, seismograf memang belum mendeteksi adanya gempa tremor.

Walau demikian, pergerakan magma terus mendekati permukaan.

Baca: Ini Tanda-tanda Gunung Agung Akan Meletus, Nomor Empat Belum Muncul

Halaman
1234
Editor: Amalia Qisthyana Amsha
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help