Sidang Buni Yani

JPU Ragukan Kapasitas Ahli IT yang Didatangkan Kubu Buni Yani

Ia juga mengatakan kasus Hamdani berbeda dengan ahli IT yang oernah didatangkan oleh JPU.

JPU Ragukan Kapasitas Ahli IT yang Didatangkan Kubu Buni Yani
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Saksi ahli yang didatangkan Buni Yani, Hamdani, memberikan keterangan sebagai praktisi keamanan internet, Selasa (19/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Pada sidang ke-14 Buni Yani, Jaksa Penuntut Umum mengajukan keberatan dengan kehadiran Hamdani, ahli IT yang didatangan oleh penasihat hukum Buni Yani.

"Kita keberatan karena meragukan (Hamdani) sebagai ahli," kata JPU Andi M. Taufik saat sidang, Selasa (19/9/2017).

JPU beralasan Hamdani tidak memiliki pengalaman untuk memberikan keterangan sebagai ahli di pengadilan.

Ia juga mengatakan kasus Hamdani berbeda dengan ahli IT yang oernah didatangkan oleh JPU.


Meski keduanya sama-sama berijazah S1, ahli yang pernah didatangkan JPU adalah anggota kepolisian dan sudah pernah memberikan keterangan sebagai ahli di pengadilan.

JPU pun sempat meminta Hamdani untuk menunjukan sertifikat di bidang IT yang berstandar internasional seperti yang disebutkan dalam CV-nya.

Baca: Heboh Biduan Dangdut Dipukuli Ketika Sedang Manggung di Majalengka, Netizen: Wong Gendeng

Penasihat hukum Buni Yani mengatakan keberadaan Hamdani akan mempermudah pihaknya mencari bukti materi.

Halaman
12
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved